Maher Rohaybani, seorang anak, tewas dengan kondisi bagian tubuhnya terserak hingga sangat sulit diidentifikasi

Kota Douma seperti terpanggang
Pasukan rezim Assad melancarkan serangan rudal bertubi-tubi ke kota Douma, Ghouta timur, pinggiran Damaskus.

Serangan rudal ini dilaporkan membunuh dua anak-anak, melukai puluhan warga sipil lainnya serta menyebabkan kebakaran besar di jantung kota.

"Maher Rohaybani, seorang anak kecil, terbunuh dengan kondisi bagian tubuhnya terserak hingga sangat sulit diidentifikasi", ungkap sumber Mohammad Abdulrahman, kepada Orient-news.


Rudal jenis SSM (surface-to-surface misil) biasanya digunakan untuk menghantam wilayah pasar ataupun daerah yang dikerumuni oleh banyak orang, ungkap sumber itu.

Jenis serangan ini disebut telah disengaja untuk membunuhi sebanyak mungkin warga sipil, seperti yang biasa terjadi di berbagai kota akibat serangan militer rezim Assad.

Serangan udara menjadi sebab kematian warga sipil yang sangat besar dalam beberapa tahun ini. Selain rudal, Damaskus juga menggunakan bom Birmil yang tidak punya akurasi namun dilempar ke wilayah pemukiman warga.

Assad selalu membantah melakukan pembantaian, ia menolak adanya korban sipil dan mengklaim hanya menyasar "teroris".

Suatu pernyataan yang dikecam oleh warga lokal, aktivis, kelompok HAM dan kelompok oposisi. (Orient-news)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.