Mini market yang rusak dalam kerusuhan yang terjadi pada 4/11 di Penjaringan, Jakarta.

Tragedi penjarahan sebuah mini market Jum'at lalu ditengarai ditukangi oleh provokator yang tidak bertanggung jawab.

Dua aktor intelektual diduga sengaja mendalangi kerusuhan di Penjaringan, Jakarta Utara, usai aksi dama (4/11) di kawasan Istana Merdeka, Jumat malam pekan lalu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara, Ajun Komisaris Besar Yuldi Yusman mengatakan, dua nama aktor intelektual itu telah diketahui.

"Beberapa pelaku mengaku disuruh oleh seseorang untuk melakukan itu. Ada dua kelompok yang disuruh, kalau pelaku lainnya mengaku cuma ikut-ikutan", kata Yuldi di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat.

Polres Jakarta Utara telah berhasil menetapkan 11 orang sebagai tersangka kerusuhan di Penjaringan. Sebelumnya, petugas telah menangkap 16 terduga tersangka.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, lima diantaranya tidak terbukti bersalah dan dipulangkan.

"Mereka ini semuanya warga Penjaringan. Ada yang dari Kampung Luar Batang, Sunda Kelapa, Pasar Ikan", ujar Yuldi.

Yuldi menjelaskan, para pelaku terpengaruh untuk ikut mengambil barang-barang di berbagi tempat. Para pelaku juga rata-rata masih berusia muda.

"Usianya rata-rata 16 sampai 22 tahun", kata Yuldi. (CNNIndonesia)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.