Suasana 4 November
Unjuk rasa yang dilakukan massa dari gabungan berbagai ormas di depan Istana Merdeka, Jumat (4/11) kemarin, berbuntut terjadinya kerusahan yang mengakibatkan jatuhnya korban. Menurut data kepolisian, ada 79 polisi yang mengalami cidera akibat kerusuhan di hari itu.

"Rekan-rekan kita 79 polisi yang cidera, yang terluka. Terakhir kita update, sebelas yang diopname di beberapa rumah sakit," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono dikutip Detikcom, Minggu (6/11).

Awi mengatakan, perawatan dilakukan di RS Polri, RS Pusat Angkatan Darat, kemudian di RS Pelni. Luka paling parah terkena tusukan bambu.

"Kebanyakan luka terbuka karena lemparan batu, mukanya, perutnya. Ada perutnya yang kena tusuk bambu. Yang paling parah tertusuk bambu", kata Awi.

Menurut Awi, kondisi massa yang banyak dan brutal menyulitkan proses penyelidikan. Namun, polisi masih mencari tersangka kejadian tersebut.

"Kan lagi ditelti, dari CCTV, dari cerita, video. Kan massa brutal, jadi tidak bisa kita tangkap-tangkap saja. Sabar saja, nanti penyidik akan tindak lanjuti", kata Awi.

Karena kondisi ricuh, polisi akhirnya menembakan gas air mata ke arah demonstran. Awi mengatakan hal tersebut sudah sesuai prosedur karena sudah memberi peringatan.

"Massa sudah diberikan peringatan secara lisan. Kita sudah gunakan protap, dan tindakan kepolisian, dan ternyata mereka tidak juga mereda. Mereka juga melukai anggota kita, masa kita mau diam saja", ujar Awi. (Detikcom)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.