FB Arham Rasyid

DIALOG (IMAJINER) GW BERSAMA TEMAN (IMAJINER) :D
Sumber asli : Facebook Arham Rasyid

- Tuhan gak butuh dibela
+ Pernah dialog sama Tuhan seputar hal itu? Kok tau Dia gak butuh?

- Nah, kamu juga, Tuhan pernah ngomong ke kamu minta dibela?
+ Tidak. Tuhan memang gak butuh dibela, tapi kami yg butuh membela-Nya

- Untuk apa? Tuhan Maha Besar, gak akan menjadi hina dengan cacian dan hinaan.
+ Oke. Kalo ada yang ngomong (maaf) bapakmu kampret, apakah serta merta membuat bapakmu jadi kampret? tentu tidak kan? tapi yakin nih gak mau mbela bapakmu?

- Lah, kok bawa-bawa kampret? Jadi orang jangan sumbu pendek!
+ Panjang pendeknya sumbu sebenarnya gak jadi soal selama gak ada yg usil membakar. Makanya, jika kau pemeluk agama yg berbeda maka jangan jauh masuk ke wilayah agama lain. Lakum dinukum waliadin.

- Tapi kasus kemaren itu kan kejadiannya di Jakarta. Sementara situ KTP daerah Kendari. Apa urusannya?
+ Loh, jangan lupa. Kolom agama dalam KTP gw masih islam loh..

- Jangan sering bawa-bawa agama lah. Pisahkan ia dengan kehidupan duniawi.
+ Bisa kau pisahkan nafas dari ragamu? Seperti itulah layaknya kedudukan agama. Ia akan selalu ada bahkan di setiap tarikan nafas. Jika kau muslim mestinya kau tau bahwa gak ada satupun adab dalam kehidupan muslim yang gak diatur dengan tatanan agama.

- Jangan muslim saja. Semua agama sama kok, semua mengajarkan kebaikan.
+ Kalo semua sama, kenapa gak sekalian meluk semuanya saja? Hehe..

- Hey, jangan sektarian!
+ Bukan sektarian. Soal keyakinan memang gak boleh plin-plan. Kalo milih pasangan hidup di dunia bisa, masa milih agama yg dibawa sampe mati gak bisa?

- Tapi kalian rasis. Gak suka seseorang hanya karena ia minoritas.
+ Eitt.. Ntar dulu. Yg lebih sering menyematkan kata "kaum onta" atau "kaum sapi" itu dari pihak siapa? apa itu gak termasuk rasis dan ujaran kebencian?

- Ah, emang dasar kalian intoleran!
+ Kalo kami intoleran, agama lain niscaya gak bisa beribadah dengan tenang. Kenyataannya kan tidak. Karena islam menganjurkan bermuamalah dengan ahlul kitab.

- Tapi soal keyakinan itu urusan sama yang di atas. Gak ada satupun manusia yang berhak turut campur
+ Sekiranya semua urusan diserahkan sama yg di atas dan gak boleh diturunkan ke bawah, apa kau pikir Tuhan mengutus nabi hanya untuk jadi pengangguran?

- Oke lah, nabi utusan Tuhan. Tapi tidak dengan ulama. Mereka itu cuma manusia biasa. Mereka juga punya salah dan dosa, lantas ngapain mau ngurusin amalan kita?
+ Ulama itu pewaris para nabi. Andai gak ada ulama, boleh jadi sampe sekarang kau masih menyembah berhala, batu akik, batu krypton, atau mungkin botol kokakola. Makanya hargailah ulama. Jangan dipelototin.

- Hmmm.. Masih nyindir yg kemaren? Sudahlah.. setidaknya beliau itu pernah nyantri loh. Sementara kau hanyalah murid syaikh google
+ Yg kayak gitu mewakili santri? Baiklah. Berarti gak heran kalo grup musik slengean diangkat jadi duta.

- Jangan menilai seseorang dari penampilannya. Yang slengean belum tentu gak lebih baik dari yg bersorban.
+ Loh, siapa bilang yg bersorban maksum dari dosa? Bahkan Abu lahab dan Abu jahal bisa jadi bersorban loh.. Hehe.

- Berarti yang berhijab juga begitu. Belum tentu lebih baik dari yang gak berhijab.
+ Nah, kalo itu lain bahasan. Hijab itu perintah agama. Hijab dan kelakuan gak mesti seiring sejalan. Kalo ada wanita berhijab yg berkelakuan buruk, salahkan kelakuannya, bukan hijabnya.

- Berarti kayak Ratu Atut, Dewi Yasin Limpo, Angelina Sondakh, dan tahanan-tahanan KPK yang berhijab, gitu ya?
+ Hartati Murdaya, Dewi Tantular, Miranda Goeltom, Artalyta Suryani, mereka juga koruptor yg lebih kakap. Apa mereka berhijab? Makanya stop pake perbandingan hijab. Soal hijab hampir gak ada khilafiyah dalam islam soal keutamaannya

- Bagaimana dengan anak profesor yg juga gak berhijab? Ini anak profesor loh..
+ Hmm.. jika gelar keilmuan dunia yg kau jadikan parameter, maka apa kurangnya itu pemimpin Yayasan ganda duit?

- Tapi simbol-simbol keislaman ini sering disalahgunakan hingga jadi preseden buruk loh. Oleh teroris misalnya. Ini kira-kira apanya yang salah?
+ Itu oknum. Because terrorist has no religion..

- Kalo bukan ajaran agama atau ajaran Tuhan yg salah, lantas kenapa hampir semua teroris teriak menyebut nama Tuhan saat beraksi?
+ Loh, kalo besok misalnya rumahmu gw bom, trus gw teriak salam super, apakah kau pikir itu salah pak mario?

- Okelah. Trus gimana itu orang-orang yg semangat membela kemerdekaan Palestina? Jauh amat.. Lagipula emang ngaruh, gitu?
+ Pernah dengar kisah semut yang membawa setetes air hendak memadamkan api yg membakar nabi Ibrahim, hanya untuk menunjukkan keberpihakan?

- Ah, basi. Boleh jadi itu cuma kisah dongeng untuk membakar motivasi.
+ Baiklah. Kalo itu kau anggap dongeng, mari kita ambil analogi lain yg lebih ilmiah. Pernah dengar butterfly effect? Menurut penelitian, kepakan sayap kupu-kupu di hutan belantara Brazil secara teori dapat menghasilkan tornado di Texas beberapa bulan kemudian. Silahkan dimaknai sendiri..

- Aaaaarghhh... sudah.. sudah..! kamu sok syuciii, aku penuh dosyaaa...
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.