Buni Yani, kedia dari kiri (Kompas foto),
Buni Yani, pengunggah video Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait surat Al-Maidah ayat 51 ke media sosial, berpotensi menjadi tersangka. Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Boy Rafli Amar.

"Dia berpotensi menjadi tersangka", ujar Boy dalam konferensi pers Sabtu (5/11), seperti dikutip Tribunnews.

Menurut Boy, Buni dilaporkan lantaran menyunting video Ahok saat kunjungan ke Kepulauan Seribu dan mengunggahnya ke media sosial.

"Dengan di-upload, menyebarluaskan di Facebook, lalu menjadi viral dan itu kemudian menjadi kemarahan publik", ujar Boy.

Apalagi, Buni disebut-sebut sudah mengaku salah dalam memberi keterangan video itu.

Meski demikian, kata Boy, penyidik akan memeriksa Buni dan melengkapi keterangan saksi serta alat bukti terlebih dahulu.

"Kami hanya ingin melihat dia itu ada unsur pidananya atau tidak. Itu saja. Kami tidak boleh ke yang lain-lain", ujarnya.

Seperti diketahui, Buni dilaporkan oleh sekelompok orang pendukung Ahok yang menamakan diri Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot (Kotak Adja). (Tribunnews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.