Jika ada makar, polisi harus bertindak, jangan hanya berwacana dan melempar isu yang akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat

Partai Demokrat
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut bila ada demonstrasi susulan yang menutup jalan ada agenda makar.

Anggota Komisi III Partai Demokrat Didik Mukriyanto mengatakan sebaiknya polisi bisa langsung mengambil tindakan.

"Apabila menjalankan tugas dan kewenangannya polri merasakan ada pihak-pihak yang menganggu keamanan negara saya pikir tidak perlu berwacana lagi, langsung saja polri ambil tindakan. Karena kewenangan yang diberikan oleh UU", kata Didik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/11).

Didik mengingatkan, tugas polisi adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ia juga menyebut dalam konteks menyampaikan aspirasi, polisi tetap harus melindungi masyarakat karena itu bagian dari tugasnya.

"Tentu kapolri dalam konteks menghadirkan rasa aman tentu juga harus profesional menyikapi segala hal. Kalau dihubungkan dengan kegiatan masyarakat menyampaikan aspirasi tentu diberikan ruang yang cukup, diberikan pengamanan dan kenyamanan karena siapapun masyarakatnya itu tanggung jawab Polri", tegasnya.

Soal ada pihak yang memanfaatkan demo susulan untuk tindakan makar, Didik mengingatkan polisi untuk segera bertindak.

Didik meminta polisi jangan hanya berwacana dan melempar isu yang akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

"Jadi saya mengimbau kepada Pak Kapolri kita dukung sepenuhnya apa yang menjadi tugas dan kewenangannya sepanjang di dalam menjalankan tugas kewenangannya juga berdasarkan asas hukum dan UU yang ditetapkan", terang Sekretaris Fraksi Partai Demokrat di DPR itu.

"Jadi saya meminta Polri sebagai aparat keamanan masyarakat berikanlah saja agar masyarakat merasa aman, nyaman di dalam menjalankan tugasnya, kemudian menduga, menyebarkan informasi dan melihat ada upaya merugikan bangsa ini terkait tindakan makar lakukanlah tindakan jangan berwacana. Karena justru akan menimbulkan kegaduhan, kekhawatiran publik, jadi jangan seperti pengamat, jadi polri lakukan tugasnya", tutupnya.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pihaknya mendapatkan informasi ada upaya dan rapat-rapat khusus yang dilakukan oleh pihak tertentu.

Tito menyebut, jika ada demo lagi maka aksi itu diduga punya agenda makar.

"Kalau masih terjadi demo, apalagi menutup jalan. Saya yakin masyarakat semua cerdas, dan saya dapat informasi ini bukan lagi pada proses hukum lagi", ujar Tito dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin. (Detikcom)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.