Pihak oposisi menyebut ISIS sengaja melepas wilayahnya pada milisi Kurdi dan memilih memerangi FSA. Beberapa serangan bom bunuh diri ISIS memang mengarah ke FSA/Turki

Ilustrasi

Milisi Kurdi (YPG) masih menguasai kota Manbij, bertentangan dengan janji mereka yang mengatakan akan meninggalkan kota tersebut.

Bahkan YPG, melalui SDF, "ikut berlomba" mengarah ke kota al-Bab, dimana FSA telah mengincar kota ini dari teroris ISIS.

SDF berhasil menguasai desa Bughaaz, Qanqawi, al-Ashliyah, al-Kinderliyeh, Birshaya, Saboweran, al-Sheikh Naser, dan al-Kawikli di sebelah timur laut kota al-Bab.

Pihak oposisi menyebut ISIS sengaja melepas wilayahnya pada milisi Kurdi dan memilih memerangi FSA. Beberapa serangan bom bunuh diri ISIS memang mengarah ke FSA/Turki.

Sumber Kurdi mengatakan, SDF kini berada pada jarak 15 kilometer dari al-Bab.

Sedangkan FSA dan Turki hanya berjarak kurang dari 2 kilometer dari kota strategis itu.

Pemimpin kelompok oposisi Sultan Murat mengkonfirmasi bahwa milisi YPG masih bertahan di Manbij, bahkan akan melanjutkan operasinya ke arah al-Bab melalui dukungan koalisi internasional.

Sebelumya, Turki berulang kali meminta penarikan milisi YPG (unsur Kurdi) dari kota Manbij.

Menurut menteri Pertahanan Turki, Fikri Isik, pihaknya tidak bisa menerima keberadaan PYD, dengan alasan apapun, terutama di dekat kota al-Bab.

Ia menambahkan, YPG bisa menguasai seluruh utara Suriah, mulai dari al-Hasaka, Ayn al-Arab (Kobane) dan Afrin.

Isik mengancam YPG akan ‘membayar mahal’ jika mereka tetap ada di dekat al-Bab.

Turki menganggap YPG sebagai organisasi teroris dan berafiliasi dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang memberontak di selatan Turki.

Selain Turki, PKK juga diklasifikasikan sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat. (Orientnews/rslh)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.