Sebuah kelompok yang mendukung Ahok
Sekelompok orang yang menamakan diri Generasi Muda Muhammadiyah menyatakan dan mendeklarasikan dukungan ke pasangan cagub/cawagub Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Deklarasi digelar pukul 19.15 WIB di Posko Basuki-Djarot (Badja) di Jalan Borobudur nomor 18, Jakarta Pusat, Senin (7/11).

“Kami generasi muda Muhammadiyah mendukung Ahok-Djarot. Sebagai Generasi muda Muhammadiyah kami berpikir rasional dalam melihat Ahok-Djarot”, ujar Agus Pamuji yang menyatakan dirinya sebagai kader IMM, seperti dimuat Detikcom.

Tak ayal, kelompok pro Ahok itu mendapat reaksi keras dari sejumlah kalangan, khususnya dari netizen di media sosial.

“Di Muhammadiyah tidak ada tradisi dukung mendukung, suruh belajar lagi Muhammadiyah jangan-jangan nggak paham Muhammadiyah.”, ungkap Ustad Sangaji, aktivis Muhammadiyah Kota Malang.

“Kalau mau gila, gila saja sendiri. Jangan bawa-bawa nama Muhammadiyah”, ujar Ust. Ishak Jamaluddin rektor di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara.

Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Taufan Putrev Korompot membantah organisanya mendukung pasangan cagub-cawagub DKI, Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saeful Hidayat.

Ia juga membantah menyebarkan edaran dan akan menghadiri deklarasi mendukung Ahok bersama eksponen pimpinan BEM di Muhammadiyah se-Jabodetabek di Posko Relawan Badja di Jalan Borobudur 8, hari ini.

”Nggak benar. DPP IMM tidak akan deklarasi mendukung siapapun”, kata Taufan melalui pesan elektronik yang diterima redaksi sesaat lalu (Senin, 7/11).

Taufan menegaskan, identitas gerakan IMM dari masa ke masa adalah gerakan intelektual yang progresif.

Sosok Agus Pamuji sendiri tak begitu dikenal dikalangan Muhammadiyah, ungkap Hendra Sutysna salah satu aktivis Muhammadiyah.

“Saya susah dalami klaim ini dengan alumni IMM Generasi 2000’an, Agus Pamuji itu orang yang tak jelas”, ujarnya.

Langsung dipecat
Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) DKI Jakarta langsung memecat Agus Pamuji Fitrianto, yang menjabat Sekretaris Bidang Seni, Budaya, dan Olahraga DPD IMM Jakarta.

Alasannya, Agus mendukung pasangan Basuki Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) di Pilkada Jakarta 2017, dengan klaim mengatasnamakan IMM Jakarta.

Ketua Umum DPD IMM Jakarta, Kharisma Asadullah mengatakan pihaknya akan segera memberikan tindakan tegas kepada Agus berupa pemecatan.

“Karena peristiwa ini turut mencoreng nama baik organisasi, bahkan mencatut nama organisasi dalam memberikan dukungan sangat menunjukkan defisit etikanya saudara Agus dalam berorganisasi”, ujar Kharisma Asadullah, Selasa (8/11).

Sesuai dengan identitas gerakan intelektual ikatan yang tidak terjebak dalam domain politik transaksional.

Kharisma Asadullah beserta jajaran IMM DKI Jakarta berjanji akan terus mengawal konstelasi Pilkada Jakarta untuk menghadirkan politik yang bernilai dan berkeadaban. (Sang Pencerah)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.