Jaisyul Fath ikut mengevakuasi warga sipil (foto),
Kelompok pemantau SOHR mengatakan telah mencatat 48 korban tewas dari warga sipil sejak serangan oposisi terjadi di Aleppo barat, 17 korban diantaranya adalah anak-anak.

Namun versi tentara rezim Suriah, selama tiga hari terakhir, "Jabhah Nushrah dan kelompok teroris lainnya" telah menewaskan 84 korban sipil dalam rangkaian serangan bom dan roket di Aleppo. Dimana sebagian besar korban jiwa merupakan wanita dan anak-anak.

Lewat sebuah pernyataan hari Senin, militer Damaskus menuduh "pemberontak telah menargetkan gedung sekolah dan warga sipil", menembakkan 20 tabung gas beracun, 50 roket Grad dan menyulut 48 kebakaran.

Sehari sebelumnya, media rezim juga menuduh "pemberotak telah menembakkan gas beracun di distrik Hamdaniyah".

Hal yang dibantah oposisi dan aktivis media setempat, dimana mereka menyebut helikopter Assad yang menjatuhkan bom Birmil berisi gas kimia Klorin, namun mengenai pasukannya sendiri akibat dekatnya dua pihak dalam perang kota.

Jelang operasi, oposisi telah mengumumkan peringatan terhadap warga sipil agar menjauh dari zona militer atau pos-pos pasukan pro Assad.

Kelompok HAM dan negara-negara Barat sebelumnya menuduh tentara rezim Suriah, yang didukung Rusia, menyerang rumah sakit, toko roti dan daerah-daerah sipil lainnya melalui pemboman di daerah oposisi, termasuk Aleppo timur.

Lebih dari 500 warga sipil terbunuh dan 2000 terluka akibat serangan Assad/Rusia ke Aleppo timur sejak 22 September lalu.

Sebuah laporan PBB bahkan menyatakan bahwa militer Assad menggunakan senjata kimia setidaknya dua kali, meski ditolak Rusia dan Assad.

Selain itu, Damaskus secara sepihak telah menganggap semua kelompok oposisi bersenjata yang melawannya sebagai "teroris". Sementara Rusia menggunakan dalih "Jabhah Nushrah" untuk menyerang.

"Jabhah Nushrah" merupakan kelompok jihadis yang sudah memisahkan diri dari al-Qaeda dan mengganti nama menjadi Jabhah Fathu Syam (JFS), bulan Juli lalu. Namun tetap masuk "list organisasi teroris" PBB.

Merupakan salah satu kelompok perlawanan utama yang ambil bagian dalam serangan ke Aleppo Barat yang dikuasai Assad, untuk menembus pengepungan atas Aleppo timur.

Serangan oposisi Sunni diluncurkan dalam ruang koalisi Jaisyul Fath dan Fathu Halab. (Reuters/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.