Universitas ini diharapkan akan "mengenalkan Islam yang toleran dan moderat kepada dunia"

Mensesneg Pratikno jelaskan keputusan presiden Jokowi
Pemerintah Indonesia berencana mendirikan Universitas Islam Internasional Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, telah menyampaikan perihal pendirian universitas tersebut kepada Presiden Joko Widodo dan sudah dikeluarkan Peraturan Presiden.

"Presiden sudah menerbitkan Perpres tentang pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia. Lokasinya di pinggiran Jakarta yaitu ada di bekas kantor Diklat RRI", kata Pratikno usai menghadiri acara wisuda di Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu (26/11), dikutip Vivanews.

Pratikno mengatakan, Universitas Islam Internasional Indonesia diharapkan mampu menjadikan Indonesia sebagai negara pembelajaran Islam di dunia.

Selain itu, pendirian universitas ini merupakan buah dari diplomasi pemerintah Indonesia dengan negara-negara lain yang menginginkan berdirinya Universitas Islam Internasional Indonesia ini.

"Indonesia lah negara Islam terbesar dunia yang demokratis. Di Indonesia kita Berbhinneka Tunggal Ika, toleran dan sosial. Sementara di banyak negara Timur Tengah 100 persen Islam, kemudian satu etnis, satu bahasa, tapi kesulitan dengan masalah tersebut", ujar Pratikno.

Diharapkan pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia, mampu mengenalkan Islam yang toleran dan moderat kepada dunia.

"Harapannya tidak hanya lulus sebagai sarjana tapi bisa mendefinisikan sebuah gagasan Islam yang demokratis, moderat dan toleran", kata Pratikno. (Vivanews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment: