Pejuang berdiri dengan senjata mereka di dalam sebuah gedung di kota Aleppo bagian barat, Suriah, 3 November 2016. (REUTERS)

Oposisi Suriah meningkatkan serangan ke daerah pemerintah di barat Aleppo, Suriah, pada Kamis (3/11). Mereka juga meledakkan tiga bom mobil dan menembakkan mortir ke wilayah Assad.

Operasi itu dilaporkan ikut menewaskan sejumlah warga sipil, menurut media rezim dan kelompok pemantau, dilansir oleh Reuters.

Tiga bom mobil meledak di dekat pasukan pro-pemerintah di barat Aleppo. Mereka mencoba untuk meningkatkan serangan karena telah ada sedikit kemajuan sejak merebut Dahiyet al-Assad.

Kelompok pejuang Sunni, termasuk Free Syrian Army (FSA) dan jihadis, sedang mencari cara menembus pengepungan di Aleppo timur oleh pasukan pro Assad dan milisi Syi'ah asing.

Mereka coba merebut daerah yang dikuasai rezim sehingga mencapai akses ke timur kota.

Media pro rezim mengatakan 12 orang tewas dan sekitar 200 luka-luka akibat serangan. Sementara versi SOHR, ada sedikitnya 15 warga sipil, termasuk empat anak yang tewas tewas di Aleppo barat.

Zaher Hajo, kepala kedokteran forensik di Aleppo barat melaporkan, delapan pasien menderita kesulitan pernafasan, yang diduga akibat serangan gas beracun.

Kedua pihak saling tuduh penggunaan gas kimia. Opisi dan para aktivis melaporkan serangan gas kimia dimuat dalam bom Birmil (drum) yang dibuang dari helikopter.

Dan versi Assad, oposisi 'lah yang menembakkan gas kimia.

Namun sebelum ini, menurut penyelidikan internasional oleh PBB dan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), militer rezim Assad terbukti bertanggung jawab atas tiga serangan gas beracun, bersama ISIS yang menggunakan gas belerang mustard.

Di lapangan, ppertempuran berlangsung sengit sejak hari Kamis, dimana pasukan rezim menahan serbuan Jaisyul Fath di Apartemen 3000 dan akademi militer Assad. Kerugian pasukan terjadi di kedua belah pihak. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.