Petempur Kurdi Irak

Pemerintah Otonomi Kurdi Irak (KRG), hari Selasa membantah pernyataan pejabat Iran yang menyebut Presiden KRG, Masoud Barzani, membolehkan konsulat Saudi di Erbil (ibukota administratif KRG) memberi pasokan senjata ke kelompok anti-Iran.

KRG menyatakan tuduhan yang dilayangkan Iran itu tidak berdasar dan tidak ada bukti.

Sebelumnya di hari yang sama, tuduhan dikeluarkan oleh Mayjen Yahya Rahim Safavi, penasehat khusus Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran, Ali Khamenei.

"Kami tantang Safavi untuk membawa satu dokumen yang bisa membuktikan pemerintah otonomi (Kurdi) telah memberikan bentuk ancaman bagi Iran", kata KRG.

Pada konferensi pers yang diadakan di Teheran Senin pagi, Safavi mencatat bahwa KRG sedang menikmati ‘hubungan baik’ yang telah terjalin dengan Arab Saudi, Israel dan AS.

Ia melanjutkan tuduhannya, bahwa KRG beserta presidennya telah mengizinkan konsulat Saudi memberi pasokan senjata ke kelompok yang ‘memusuhi Iran’.

Kendati begitu, Safavi juga tidak menyebutkan kelompok anti-Iran mana yang dimaksud dalam tuduhannya.(Anadolu Agency)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.