Teheran dan Beijing sepakat untuk melakukan kerjasama militer dan pertahanan, termasuk pertukaran skill di bidang kontra-terorisme

Menteri Pertahanan Cina, Chang Wanquan (kiri) dan Menteri Pertahanan, Iran Hossein Dehghan (kanan)

Menurut situs Kementerian Pertahanan Iran, Teheran dan Beijing sepakat untuk melakukan kerjasama militer dan pertahanan, termasuk pertukaran skill di bidang kontra-terorisme.

Kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Senin (14/11).

Menteri Pertahanan Iran, Hussein Dahkan menerima mitranya dari China, Chang Wanquan di markas resmi kementerian itu di Teheran.

Kepada wartawan, Dahkan menegaskan bahwa dukungan militer dan kerja sama pertahanan jangka panjang dengan China menjadi prioritas utama Republik Syi'ah itu.

Kedua negara juga membahas perkembangan regional terbaru.

Di lain sisi, Wanquan berharap penandatanganan MoU dengan Iran ini akan meningkatkan hubungan bilateral di bidang militer dan pertahanan.

Beijing dan Teheran, telah mendiskusikan mengenai visi mereka masing-masing terkait kawasan. Diskusi yang diharapkan bisa mempererat hubungan kedua negara.

Televisi pemerintah Iran melaporkan, kedua negara setuju untuk segera mengadakan latihan militer bersama, dengan maksud memberikan kontribusi dalam melawan terorisme.

Di hari yang sama, seorang anggota parlemen Rusia mengumumkan sedang dalam pembicaraan dengan Iran mengenai penjualan peralatan militer, yaitu tank, helikopter dan pesawat tempur senilai USD 10 milyar.

Perlu diketahui, Iran sedang membangun kembali kekuatan militernya pasca pencabutan sanksi internasional setelah kesepakatan nuklir, pertengahan tahun lalu. (Anadolu Agency)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.