Pasukan khusus Irak

Pasukan khusus Irak meningkatkan serangan terhadap ISIS di Mosul, sejak Jum'at (3/11). Mereka berusaha memperluas pijakan tentara di bagian timur kota setelah pemimpin ISIS mengatakan kepada anak buahnya untuk tidak mundur.

Dalam sebuah pernyataan militer, pasukan dari Counter Terrorism Service mengatakan bahwa mereka telah mengambil alih enam wilayah yaitu Malayeen, Samah, Khadra, Karkukli, Quds dan Karama.

Bendera Irak dikibarkan di atas bangunan dan diklaim terdapat kerugian besar pada pejuang ISIS.

Kendaraan lapis baja berjalan melalui padang pasir terbuka pada Jumat kemarin dengan berbagai senjata berat dan memanggil serangan udara untuk memasuki lingkungan kelas menengah Tahrir dan Zahara.

Pasukan Irak reguler maupun pasukan khusus, milisi Syi'ah, Peshmerga Kurdi dan kelompok lain yang didukung oleh serangan udara pimpinan AS, meluncurkan serangan dua minggu yang lalu untuk merebut kembali Mosul, benteng kota terakhir milik ISIS.

Sebuah pesan audio dari pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, dirilis pada Kamis lalu. Ia mengatakan, tidak akan ada kata mundur dalam "perang total" melawan pasukan yang menyerang ISIS, dan mengingatkan para petempur untuk tetap setia.

Orang-orang di lingkungan selatan dan timur melaporkan serangan peluru artileri dan roket yang diluncurkan di distrik mereka telah mengguncang rumah mereka.

ISIS pun melancarkan strategi pertahanan dengan meluncurkan serangkaian serangan pengalihan di seluruh negeri sejak awal penyerangan.

Di kota Shirqat, sekitar 100 km sebelah selatan dari Mosul, pasukan ISIS menyerbu sebuah masjid dan beberapa rumah pada Jum'at pagi. Seorang perwira polisi setempat mengatakan, serangan itu menewaskan tujuh tentara dan milisi Syi'ah PMF.

PMF memang telah bergabung dalam penyerangan Mosul, membantu meluncurkan serangan untuk memotong pasokan ISIS atau menutup jalur ke arah Suriah.

Pasukan pemerintah Irak mencoba mengikis pertahanan kelompok ISIS di Mosul. Kemarin mereka melakukan serangan intensif di kota Hammam al-Alil di selatan Mosul.

Hari Sabutu, pasukan Baghdad mengklaim sudah menguasai pusat kota Hammam, 15 kilometer di selatan Mosul.

Serangan di selatan datang tak lama setelah pasukan khusus Irak mengikis dari sisi timur.

Sementara perdana menteri Irak, Haider Abadi mengultimatum anggota ISIS agar menyerah.

“Pesan saya kepada ISIS: kalau mereka ingin hidup, mereka harus melucuti senjatanya sekarang juga”, kata Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi, seperti dikutip CNN. (Al-Jazeera/Reuters/CNN Indonesia)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.