Ketum PP Muhammadiyah minta polisi tak ikut tafsirkan ucapan Ahok

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta Polri tidak ikut-ikutan melakukan penafsiran. Jika polsi memberikan penafsiran, maka bisa menimbulkan pro-kontra.

"Nanti polisi dituding memihak", kata Haedar, Selasa (8/11) di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta.

Haedar menyarankan, pihak Kepolisian terutama Kapolri lebih fokus mengikuti instruksi Presiden yakni cepat, tegas, dan transparan ketimbang menafsirkan.

"Kami berharap Kepolisian tidak perlu mengembangkan tafsir yang bisa menambah keraguan atau menimbulkan eskalasi baru mengenai pengusutan kasus ini", katanya.

Imbauan Haedar ini disampaikan setelah Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, berbicara kepada media sesaat setelah Presiden Joko Widodo menyampaikan sikapnya terkait aksi damai 411.

Saat itu, Tito turut menyoroti makna dan pentingnya kata 'pakai' dalam pernyataan Ahok mengenai Surat Al-Maidah ayat 51 kepada media.

Ia membandingkan kutipan Ahok saat ada kata "pakai" dan saat hilang.

"Kami tanyakan ke ahli bahasa. Pengertiannya kalau dibohongi ayat Al-Maidah 51, dibohongi pakai ayat Al-Maidah 51 itu kan sangat beda sekali", ujar Tito saat itu.

"Kalau yang pertama, 'dibohongi Al Maidah 51', itu pasti yang dikatakan bohong adalah ayatnya. Tapi kalau 'dibohongi pakai Al Maidah 51', bukan ayatnya tapi orangnya. Jangan percaya kepada orang", tuturnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu sempat meminta agar penjelasannya tentang tafsiran tidak dipolitisasi.

"Itu saya tanpa bermaksud melindungi saudara terlapor (Ahok). Jangan nanti dikira saya mantan Kapolda, saya sebagai Kapolda harus membangun hubungan baik dengan semua orang", kata Tito.

Proses gelar perkara terkait dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama rencananya akan dilaksanakan secara terbuka atas instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo. (CNN Indonesia)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.