Tuntutan tangkap Ahok sang tersangka penista agama jadi harga final

Pertemuan pihak kepolisian di kantor MUI
Hasil musyawarah antara MUI, GNPF-MUI, DAN POLRI

1. Aksi Bela Islam 3 akan digelar di Monas dari pukul 08:00 s/d 13:00 WIB.

2. Berkas Ahok sudah masuk kejaksaan agung

3. Aksi di luar ini bukan tanggung jawab GNPF-MUI.

4. Kapolri Tito Karnavian tidak pernah bermaksud mengatakan aksi GNPF-MUI terkait makar, namun menurut Tito, ada pihak lain yang memang bermaksud memanfaatkan momen ini dan membuat makar

5. Jangan beri ruang pada pihak ketiga.

6. Tuntutan tidak bergeser, tahan Ahok si penista agama.

7. Agar berkas yang sudah masuk kejaksaan segera dilimpahkan ke pengadilan.

8. Terus kawal kasus ini hingga tuntas.

9. Akan digelar dzikir dan doa untuk keselamatan negeri.

10. Polisi dan aparat Muslim diajak agar ikut dalam acara tersebut.

11. Banyak juga peserta aksi yang bukan dari agama Islam

12. Tegakkan hukum, tegakkan keadilan, dan jangan ada penistaan terhadap agama apapun.

13. Jika ada gerakan di luar kesepakatan yang telah dibuat oleh GNPF-MUI dan Polri, maka itu bukan bagian dari peserta aksi bela Islam 3, dan GNPF-MUI tidak bertanggung jawab serta polri dipersilahkan menindaklanjuti seusai hukum.

14. Tidak ada lagi himbauan-himbauan dari Polda ke perusahaan transportasi agar tidak melayani aksi bela Islam III (sudah disetujui Kapolri).

15. Setelah aksi 2 Desember ini, diarapkan ada dialog Nasional antara ulama dan pemerintah untuk membahas permasalahan negeri ini.

Dirangkum oleh Maulana Mustofa
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment: