Menurut Habib Rizieq, kesimpulannya masih besok atau besoknya. Masih jauh

Habib Rizieq Shihab di Bareskrim (foto Detikcom)
Habib Rizieq Shihab (HRZ) menjadi salah satu pelapor yang diizinkan mengikuti gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki T Purnama (Ahok).

Ia menilai, sejauh ini (sampai Zhuhur) gelar perkara Ahok di Rupatama Mabes Polri berjalan dengan kondusif.

"Sementara ini kita lihat semua berjalan baik", kata Rizieq usai salat Zhuhur di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (16/11).

Habib Rizieq mengatakan, masih terlalu dini untuk menduga apakah Ahok dinilai melakukan pelanggaran pidana atau tidak. Sebab saat ini baru didengarkan pemaparan penyidik dari satu pelapor yakni Habib Novel.

"Kesimpulannya masih besok atau besoknya. Masih jauh", ujar Rizieq.

Setelah salat Zhuhur, Imam Besar FPI itu kembali ke dalam ruangan tempat gelar perkara dilakukan. Rencananya ada 5 pelapor dan 1 terlapor serta para saksi ahli dari kedua pihak yang keterangannya akan digelar hari ini.

Berbeda dengan HRZ, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) kecewa tidak diperbolehkan masuk ke ruang gelar perkara.

UBN menuding ada ketidakterbukaan dalam proses ini.

"Yang boleh masuk katanya hanya yang diundang oleh Bareskrim", jelas UBN.

Selain itu, ia kecewa tidak semua pelapor bisa masuk ke ruangan. Karena itu, UBN menilai proses tindaklanjut hukum yang dianggap tidak transparan.

"Kami melihat di sini masih ada ketidakterbukaan yang sebenarnya", keluhnya.

UBN mengingatkan Polri agar tetap bersikap profesional dalam menentukan lanjut tidaknya proses hukum atas laporan terhadap Ahok.

"Saya ingin menyatakan dengan tegas kalau kepura-puraan ini, kalau permainan atas nama hukum ini terus berlanjut, maka biar masyarakat yang menilai dan Allah yang menggerakkan hati kita semua kepada sesuatu yang tidak kita ketahui selama ini", sambungnya.

Namun pihaknya masih menunggu hasil dari gelar perkara yang kemudian dibahas bersama. Ia menyebut akan ada keputusan (pihak pelapor) soal hasilnya.

"Mudah-mudahan kami akan mengeluarkan pernyataan apa yang akan terjadi setelah apa yang kami lakukan setelah ini", ujarnya. (Detikcom)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.