Imam besar FPI Habib Rizieq menyerukan kepada publik khususnya umat Islam untuk menarik semua uang yang disimpan di Bank karena dianggap menguntungkan segelintir pemodal sehingga merusak bangsa dan negara

Sebuah poster seruan dipajang di situsnya
Imam besar FPI Habib Rizieq menyerukan kepada publik khususnya umat Islam untuk menarik semua uang yang disimpan di Bank karena dianggap menguntungkan segelintir pemodal sehingga merusak bangsa dan negara.

Habib Rizieq menyebut riba jika masih ada umat Islam yang menyimpan uang tersebut di bank.

Dikutip PjokSatu, Habib Rizieq mengungkapkan seruannya di akun Facebook, Senin (21/11), di tengah-tengah isu rush money 25 November yang belakangan digembor-gemborkan menyusul aksi 2 Desember unjuk rasa Bela Islam III.

Namun dalam seruan yang ditulis dalam statusnya itu Habib Rizieq juga menggunakan tagar #rushmoney sebagai bentuk perlawanannya.

SERUAN KEBANGKITAN UMAT ISLAM

TARIK SEMUA UANG KITA DARI BANK RIBA !
SIMPAN DI RUMAH ATAU DIOLAH
JANGAN BERIKAN UANG KITA HANYA UNTUK SEGELINTIR PEMODAL KAPITALIS YANG MERUSAK BANGSA & NEGARA..!!!
SUDAH SAATNYA BANGSA INDONESIA BANGKIT KEMBALI MELAWAN KOMUNIS & KAPITALIS .. !!!
#RUSHMONEY

Sebelumnya, selaku Dewan Pembina GNPF MUI, Habib Rizieq telah menyerukan untuk menggelar Aksi Bela Islam III atau aksi 2 Desember yang akan diadakan di sekitaran Bundaran HI dengan menggelar doa bersama setelah shalat Jum'at di jalanan.

Isu Rush Money buat pemerintah khawatir
Seruan penarikan dana nasabah Muslim dari bank telah membuat ketar-ketir pemerintah, pasalnya hal tersebut dikhawatirkan akan berdampak buruk dalam perekonomian di sektor riil.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang kemudian mengingatkan agar isu-isu semacam ini jangan disebarkan karena dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas ekonomi bangsa.

"Kita harapkan tidak terjadi (rush)", ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (17/11).

Sementara Darmin Nasution mengingatkan pihak-pihak tertentu agar jangan menghembuskan isu-isu tidak bertanggung jawab yang bisa mengganggu stabilitas ekonomi negara.

Sedangkan pihak Kepolisian menganggap isu 'Rush Money' sebagai informasi hoax, dan mengancam penyebarnya dengan UU ITE.

Namun belum jelas apakah bentuk ajakan dalam 'Rush Money' untuk menarik uang dari bank riba akan dinilai sebagai 'hoax' pula oleh polisi. (PojokSatu/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.