Habib Rizieq (detikFoto)

Selang empat hari setelah aksi damai di Jakarta pada Jum'at lalu (4/11), beredar sebuah video yang menampilkan seorang ulama mirip Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq sedang berceramah di depan jemaahnya.

Video ini menjadi viral karena dalam ceramahnya ulama tersebut menyampaikan hal serupa Ahok. Dalam video itu, ia menyiggung adanya ulama-ulama yang menggunakan ayat Alquran untuk menipu umat.

Di Facebook, video ini pertama kali diunggah oleh akun Herianto Herianto pada hari Senin (7/11), atau empat hari setelah aksi demo massa umat Islam di Jakarta.

Video ceramah yang diunggah juga tidak utuh. Video tersebut diunggah ditengah-tengah ceramahnya dan berdurasi hanya 2 menit 18 detik.

Dalam video itu, Rizieq mengangkat soal kekhawatiran adanya ulama-ulama suka memutarbalikkan ayat Al-Qur'an. Berikut ucapan Rizieq dalam video tersebut:

"Kata Nabi Alaihi Salatuwassalam, sesungguhnya orang yang paling Aku khawatir akan merusak Aku punya umat, akan menghancurkan Aku punya umat. Aku lebih takut kepada dia daripada kepada Dajjal. Ini orang lebih bahaya daripada Dajjal. Nabi ditanya, siapa Ya Rasulullah. Nabi menjawab, ulama su'u, ulama yang bejat, ulama yang buruk, ulama yang busuk. ulama yang suka memutarbalikkan ayat, mengharamkan yang halal, menghalalkan yang haram. Kaum zindiq yang menggunakan ayat-ayat Alquran untuk membenarkan daripada kemungkaran dan kebatilannya. Nauzubillahiminzalik. Jadi kata Nabi ini lebih bahaya dari Dajjal. Lebih menakutkan dari Dajjal. Dia nipu umat pakai ayat Al-Qur'an, dia nipu umat pakai hadist nabi. Nauzubillahiminzalik. Nah karena itu kepada semua umat Islam saya ajak semua, yuk ke depan lebih selektif jangan sembarangan memilih guru."

Video ceramah Habib Rizieq itu pun jadi viral. Ucapan Rizieq dinilai sebagian netizen sama saja dengan ucapan Ahok di Kepulauan Seribu.



Dilansir dari Detikcom, Habib Rizieq membenarkan bahwa ulama yang ada di video tersebut adalah dirinya. Rizieq juga tidak membantah isi ceramahnya dalam video itu.

Namun, ketika netizen menilai ucapannya sama saja dengan apa yang diucapkan oleh Ahok di Kepulauan Seribu, Rizieq membantah.

Habib Rizieq mengatakan, dirinya sudah membuat tulisan bantahan terkait tuduhan netizen terhadap isi ceramahnya di dalam situs web pribadi Rizieq.

Berikut bantahan lengkap Habib Rizieq:

1. Makna pernyataan AHOK bahwa "ULAMA yang melarang umat Islam memilih Non Muslim sebagai Pemimpin" telah MEMBOHONGI umat Islam dengan menggunakan SURAT AL-MAAIDAH AYAT 51. Artinya Ulamanya pembohong dan ayatnya juga bohong.

2. Makna pernyataan HABIB RIZIEQ bahwa ULAMA SUU' (ULAMA BEJAT) sering MEMBOHONGI UMAT dengan menggunakan ayat Al-Qur'an yang mereka selewengkan tafsirnya. Artinya ULAMA BEJAT pembohong tapi ayatnya tidak bohong melainkan dipelintir tafsirnya.


KESIMPULAN :

1. AHOK bicara dalam Konteks PEMILU agar umat Islam jangan tunduk kepada ayat Al-Qur'an, sedang HABIB RIZIEQ bicara dalam Konteks Kaum ZINDIQ yang suka melintir Tafsir Ayat Al-Qur'an.

2. Subjek yang diserang juga sangat berbeda, karena Ahok menyerang ULAMA BAIK yang gunakan Al-Qur'an secara benar, sedang Habib Rizieq menyerang ULAMA BURUK yang menyalah-gunakan Al-Qur'an.

3. Ahok menghina Ayat Qur'an yang sudah benar ditafsirkan ULAMA TAAT, sedang Habib Rizieq membela Ayat Qur'an yang dipelintir ULAMA BEJAT.

4. Ulama Baik & Taat WAJIB pakai Ayat Qur'an untuk membela yang HAQ, sedang Ulama Buruk & Bejat HARAM pakai Ayat Qur'an untuk membela yang BATHIL.

5. AHOK itu bukan muslim sehingga TIDAK BERHAK mengupas Al-Qur'an, sedang HABIB RIZIEQ seorang muslim sehingga berhak mengupas Al-Qur'an.

(Detikcom)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.