Buni Yani telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Lewat status Facebook-nya, ia mengaku ditangkap dan tak bisa pulang

Buni Yani
Buni Yani, pengungah video Ahok saat mengutip surah Al-Maidah 51, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Lewat status di laman Facebook-nya, Buni Yani mengaku ditangkap dan tak bisa pulang.

"Bismillah. Minta dukungan kawan-kawan dan semua umat Islam. Saya ditangkap, tak bisa pulang ditahan di Reskrimsus Polda Metro Jaya", ujar Buni Yani lewat akun Facebooknya, Rabu (23/11) malam.

Dukungan dan doa pun mengalir dari pengguna FB yang mengomentari status tersebut. Kritikan pun diberikan terkait penanganan kasus Ahok oleh polisi.

Sceenshot status Buni Yani
Status tersebut telah mendapat respon dan share ribuan kali beberapa jam setelah diposting.

Sebelumnya, Buni Yani ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap dengan sengaja atau tanpa hak menyebarkan "informasi menyesatkan" di akun Facebooknya pada tanggal 6 Oktober 2016.

Polisi lembur 24 jam
Penyidik Polda Metro Jaya melanjutkan pemeriksaan terhadap Buni Yani sebagai tersangka.

"Sementara kita memiliki waktu 1x24 jam jadi malam (Rabu) ini kita lembur pemeriksaan (Buni Yani) sebagai tersangka", kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono di Jakarta Rabu (23/11), dikutip Republika.

Usai menjalani pemeriksaan itu, kara Awi, penyidik akan menentukan untuk melakukan penahanan atau tidak terhadap Buni Yani.

"Penyidik memiliki kewenangan untuk menahan Buni Yani berdasarkan syarat formil dan materil termasuk alasan subyektif maupun obyektif", ujarnya.

Awi menjelaskan polisi mengantongi alat bukti yang cukup untuk menetapkan Buni sebagai tersangka dugaan pencemaran nama baik dan penghasutan bernada SARA. (Republika/FB)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.