Buni Yani (foto Warta Kota),
Buni Yani merasa tersudut dengan anggapan banyak orang dirinya sengaja menebar kebencian terhadap Ahok karena menggungah video pidato Ahok di Kepulauan Seribu. Buni menyebut dulunya pernah bersimpatik terhadap Ahok, namun kini tidak lagi.

"Saya dituduh jadi corong provokator, penyebar kebencian. Saya dulu pendukung Ahok di awal, saya banyak memuji Beliau di tahun 2012 karena dia baik. Tapi terakhir-terakhir banyak hal yang kurang bagus, contoh dia menggusur", kata Buni Yani dalam jumpa pers di Wisma Kodel, Jl HR Rasuna said, Jakarta Selatan, Senin (7/11), dikutip Detikcom.

Meski tak lagi simpatik pada Ahok, Buni Yani mengaku tidak pernah menyebarkan kebencian terhadapnya. Karena itu, ia mengganggap tuduhan banyak orang soal dirinya melakukan provokasi melalui media sosial, tidak tepat.

"Tidak ada kebencian yang saya sebarkan. Saya dianggap penjahat penyebar provokator. Dalam hati saya nggak ada sama sekali perasaan itu. Dari dulu saya sudah merasakan jadi minoritas", sambungnya.

Didampingi pengacara, termasuk Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman, Buni Yani menegaskan bukan dirinya yang menggunggah video pidato Ahok ke medsos. Video berdurasi 31 detik menurutnya diunggah akun NKRI dan diunggah ulang dirinya.

"Saya dituduh memotong dari (durasi) 1 jam ke 31 detik. Itu nggak benar, saya dapat dari media NKRI sudah 31 detik. Saya nggak ada waktu editing, nggak ada kemampuan", ujarnya.

Buni Yani keberatan disebut menyunting ulang video tersebut untuk menghapus kata 'pakai' saat Ahok menyebut surat Al-Maidah 51.

"(Tuduhan) itu semua bohong. Saya sama sekali tidak mengubah apa-apa di dalam video tersebut. Karena saya tahu itu adalah fitnah. Saya baca UU ITE, UU Pers, UU Penyiaran. Kalau saya melakukan itu pantas (saya) dipenjara, tapi saya tidak melakukan itu. Semoga klarifikasi ini jadi terang di masyarakat", tutur Buni Yani. (Detikcom)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.