Buni Yani dianggap dengan sengaja atau tanpa hak menyebarkan informasi menyesatkan

Buni Yani
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya resmi menetapkan Buni Yani, pengunggah video pernyataan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka.

Sejak pukul 20.00 WIB hari ini, Buni Yani masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di kantor polisi. Awalnya Buni Yani menjalani pemeriksaan sebagai saksi sejak 10.30 WIB hingga 19.30 WIB.

Sebelum menjalani pemeriksaan sebagai saksi, Buni Yani sempat mengunggah status di Facebook.

“Kebenaran tak bisa dihilangkan atau dibungkam. Dia hanya bisa ditunda untuk diketahui orang banyak”, kata Buni Yani pada Rabu (23/11) pagi.

Status Facebook itu mendapat lebih dari 1.700 like.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono, Buni Yani melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena dengan sengaja atau tanpa hak menyebarkan informasi menyesatkan.

Buni Yani terseret kasus dugaan pencemaran nama baik dan penghasutan yang terkait isu suku, agama, ras, dan antargolongan.

Ia mengunggah video ucapan Ahok tentang Surat Al Maidah ayat 51 yang kemudian menimbulkan polemik dugaan penistaan agama.

Melalui akun Facebook, Buni mengunggah rekaman video pidato Ahok berdurasi 31 detik dari durasi asli 1 jam 48 menit. Saat mengunggah video itu, dia menulis status facebook dengan kalimat: penistaan terhadap agama?.

Video percakapan Ahok ini kemudian viral dan membuat massa marah. Demo besar-besaran terjadi pada 14 Oktober dan 4 November yang menuntut Ahok dihukum karena melakukan penistaan agama.

Sementara itu Badan Reserse Kriminal Mabes Polri juga telah menetapkan Ahok sebagai tersangka dugaan penistaan agama.

Penetapan status itu merupakan tindak lanjut 14 laporan polisi mulai 6, 7, 9 sampai dengan 12 Oktober 2016 terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok. (CNN Indonesia)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.