Sedikitnya 100 penganut Syi'ah tewas, mayoritas warga Iran yang ingin kunjungi situs keramat di Irak

Lokasi ledakan
Serangan bom bunuh diri terjadi pada Kamis (24/11) di Hilla, Bail, Irak. Kejadian tersebut berlangsung di dekat pom bensin dan menewaskan sedikitnya 100 orang.

Sumber-sumber medis lokal dari direktorat kesehatan di provinsi Babil mengatakan bahwa rumah sakit daerah telah menerima 75 mayat, dan 45 lainnya dirawat karena luka-luka, namun korban terus meningkat hingga lebih dari 100 jiwa.

Ledakan terjadi saat bus yang membawa warga Iran dan Irak sedang menunggu di sebuah pom bensin. Mayoritas korban merupakan penganut Syi'ah dari Iran.

Ratusan ribu warga Iran datang ke Irak setiap tahun untuk mengunjungi tempat-tempat keramat keagamaan Syi'ah atau menghadiri ritual sekte itu.

Kelompok ultra ekstrimis ISIS, dalam sebuah website mengatakan bahwa mereka bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

ISIS memang mengkafirkan dan menghalalkan darah penganut Syi'ah sejak masih berbentuk 'al-Qaeda Irak'. Tanpa pandang bulu, entah sipil atau milisi.

Sikap keras pada sekte Syi'ah makin brutal sejak banyaknya eks partai Ba'ats bergabung ke organisasi militan.

Telebih baru-baru ini pemerintak Irak dan milisi Syi'ah berperang dengan ISIS memperebutkan berbagai wilayah.

Berbagai serangan bom bunuh diri telah mengguncang kantung-kantung penganut Syi'ah di Irak, maupun daerah campur dengan sebagian warga Sunni. (Anadolu Agency/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment: