Kota Aleppo, Suriah
Sebagian warga Suriah yang tinggal di timur kota Aleppo menerima pesan berantai yang memperingatkan mereka agar segera melarikan diri dalam waktu 24 jam menyusul akan diluncurkannya serangan besar-besaran ke kota itu.

CNN melaporkan, peringatan itu datang melalui pesan singkat berisikan desakan bagi warga sipil yang sakit dan terluka untuk segera angkat kaki sebelum "serangan menggunakan berbagai senjata berpresisi tinggi akan diluncurkan dalam waktu 24 jam".

Selain warga sipil, kelompok oposisi bersenjata juga diberikan ultimatum agar menyerahkan diri dan membubarkan kelompoknya.

Saksi mata melaporkan telah terjadi sejumlah pertempuran di Aleppo. Beberapa pesawat jet tempur siap perang juga telah disiagakan di kota itu.

Peringatan serangan ini terjadi kurang dari 3 minggu setelah kelompok Jaisyul Fath di Suriah meluncurkan serangan kepada pasukan rezim Basyar al-Assad, dalam upaya mematahkan pengepungan di wilayah timur Aleppo.

Operasi tersebut telah dinyatakan gagal, setelah tidak berhasil membuka jalur melewati wilayah padat penduduk di Aleppo barat.

Berdasarkan data PBB, sekitar 1,5 juta warga Suriah tinggal di kawasan yang dikendalikan oleh rezim Assad, sementara 250 ribu hingga 275 ribu warga lainnya terkepung di wilayah yang dikuasai kelompok pejuang.

Pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan, akan memberhentikan penyerangan ke Aleppo untuk sementara waktu secara sepihak selama 10 jam.

Serangan udara Rusia memang menjadi faktor kunci pendukung militer Assad dalam upaya merebut seluruh Aleppo.

Namun, serangan udara itu telah membunuh 500 warga sipil sejak 22 September dengan 2000 korban luka.

Assad menegaskan, pemerintahannya "tidak punya pilihan lain kecuali memerangi pemberontak".

Aleppo disebutnya sebagai batu loncatan untuk bisa membersihkan daerah lainnya di Suriah dari kelompok "teroris dan pemberontak", yang menurutnya berasal dari Turki.

Sementara oposisi menganggap kampanye Assad adalah upaya pengusiran warga Sunni lokal penghuni kota itu. Dan menuduh sebaliknya, Aleppo akan diduduki oleh Iran yang mengirim belasan ribu milisi Syi'ah asing.

Sejauh ini pasukan pro Assad juga belum berhasil merebut wilayah padat penduduk di Aleppo timur, walau meraih kemajuan di sekitarnya. (CNN Indonesia/Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.