Intan Olivia Marbun
Intan Marbun, balita berusia 2,5 tahun itu meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit akibat aksi pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan bela sungkawa.

"MUI mengucapkan bela sungkawa atas korban meninggal dunia peristiwa bom molotov di depan Gereja Samarinda. Ini merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat menyedihkan", kata Wakil Ketua MUI Pusat Zainut Tauhid kepada Detikcom, Senin (14/11).

MUI mengecam aksi-aksi terorisme yang mengatasnamakan agama. Islam, menurut Zainut adalah agama yang mengajarkan perdamaian.

"Islam adalah agama rahmatan lil alamin (rahmat bagi semesta alam-red), agama perdamaian yang melarang pemeluknya melakukan perusakan dan pembunuhan. Apalagi terhadap rumah ibadah, kaum perempuan dan anak-anak", ujar Zainut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan, Intan meninggal di RS Abdul Muis Samarinda sekitar pukul 03.05 WIB tadi.

"Korban meninggal akibat luka bakar 78 persen dan infeksi saluran pernafasan", ujar Agus. (Detikcom)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.