Seorang laki-laki serta dua anaknya yang menderita masalah pernapasan akibat serangan. Kemudian ruangan menjadi gelap sesaat setelah ledakan keras

RS anak di Aleppo timur

Pasukan pemerintah Assad kembali menggempur wilayah Aleppo Timur dengan serangan udara.

Serangan ini menghancurkan rumah sakit anak di Aleppo dan memaksa staf medis untuk mengevakuasi pasien, termasuk bayi yang masih dalam inkubator.

Kru Al-Jazeera, Amro Halabi menangkap gambar serangan pada Jum'at (18/11). Ia melaporkan korban dari serangan bom rezim Suriah dan Rusia terjadi di wilayah sipil.

Dalam liputannya, Halabi menyiarkan adegan seorang laki-laki serta dua anaknya yang menderita masalah pernapasan akibat serangan tersebut. Kemudian ruangan menjadi gelap sesaat setelah ledakan keras terjadi.

Perawat dan staf medis lainnya yang terlihat berebut mencari jalan keluar di tengah gelap. Mereka mencoba mengeluarkan pasien dengan segera, keluar dari rumah sakit yang rusak parah. Korban anak-anak terdengar berteriak minta tolong.

Di ruangan lain, perawat meraih bayi dari inkubator yang rusak. Satu anggota staf terlihat menggunakan kain untuk melindungi bayi yang tampak kurang gizi itu. Terlihat pula seorang wanita sedang menggendong bayinya keluar dari rumah sakit.

Para perawat kemudian memindahkan bayi ke ruangan yang lain. Staf medis mengatakan bahwa semua bayi selamat dari serangan.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa setidaknya 49 orang tewas di Aleppo dalam pemboman yang dimulai pada Kamis (17/11), menurut saksi dan aktivis setempat.

Jum'at (18/11) merupakan hari keempat dari serangan bom yang dilancarkan rezim Suriah di Aleppo timur. Kali ini serangan dilakukan melalui udara. (Al-Jazeera)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.