Ahok saat di kantornya beberapa tahun silam
Polisi akhirnya menetapkan Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.

Keputusan ini diumumkan oleh Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam siaran live dari Mabes Polri.

Tito menyebut, memang ada ketidaksepakatan diantara tim polisi. Termasuk perbedaan pendapat diantara saksi ahli. Apakah ada unsur pidana atau tidak. Meski mayoritas setuju Ahok melakukan pidana.

"Ahli bahasa berbeda pendapat, ahli agama berbeda pendapat. Saya mendapat laporan, di kalangan penyelidik terjadi dissenting opinion. Ada yang katakan pidana ada yang katakan tidak. Sebagian besar mengatakan pidana", kata Kapolri.

Namun, polisi (sepakat) menetapkan Ahok sebagai tersangka agar kasus ini dibawa ke forum hukum lebih tinggi yaitu pengadilan. Untuk menentukan kasus ini lebih lanjut secara fair.

Dengan demikian penyelidikan kasus juga dinaikkan menjadi penyidikan. Ahok juga akan dicegah ke luar negeri, atau dengan bahasa umumnya dicekal.

Kapolri menjamin penanganan kasus ini berlangsung secara independen.

"Penyelidik bekerja secara independen berdasarkan Undang-undang, bukan atas perintah atasan", tegas Tito. (Detikcom/TV One/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.