Salim Mubaroq Attamimi alias Abu Jandal al-Indunisy
Akhir pekan lalu beredar kabar diantara pendukung ISIS bahwa tokohnya, Salim Mubaroq Attamimi alias Abu Jandal al-Indunisy, telah tewas di Irak.

Menurut sumber yang tak terverifikasi itu, Salim melakukan serangan bom bunuh diri di pertempuran kota Mosul.

Keterangan kematian Salim mengatasnamakan seorang warga Malaysia dengan sebutan "Abu Hamzah al-Fatah al-Malezi".

Seperti diketahui, Salim memiliki daya tawar tinggi diantara pengikut ISIS dari Indonesia, terutama di medan tempur Irak dan Suriah.

Sementara itu, Markas Besar Polri menyatakan bahwa informasi kematian Salim Mubaroq Atamimi alias Abu Jandal, datang dari keluarganya sendiri.

"Iya pihak keluarga sementara memastikan itu jenazah Salim. Tapi ini sesuatu yang masih harus dikroscek lagi", kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar di Bali, Rabu (9/11).

Menurut Boy, anggota keluarga Salim mendapatkan informasi tersebut dari kerabat lain yang berada di Timur Tengah.

Tapi untuk memastikan kematian Salim, polisi harus terlebih dulu melakukan pemeriksaan fisik. Saat ini polisi sedang memastikan kapan jenazah yang diduga Salim itu akan dipulangkan.

Serangkaian tes yang akan dilakukan, menurutnya, mulai dari tes gigi, pencocokan catatan keluarga hingga tes DNA. Proses tersebut masih akan memakan waktu.

"Mudah-mudahan beberapa hari ke depan kepastian Abu Jandal bisa dipastikan", kata Boy.

Abu Jandal sebelumnya menampilkan diri di sebuah video yang diunggah ke situs YouTube akhir tahun 2014. Dalam video itu, dia menantang Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Densus 88, dan Banser NU.

Polisi meyakini Salim sebagai satu diantara tiga WNI berpengaruh di Suriah. Dua orang lainnya adalah Bahrumsyah dan Bahrun Naim, yang diyakini bertanggungjawab atas serangan teror di Thamrin, Jakarta, akhir 2015. (FB/CNN Indonesia)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.