820 bangunan diidentifikasi hancur di lima desa etnis Rohingya pada 10-18 November 2016

Laporan HRW tentang kekerasan di Rakhine
Human Right Watch melaporkan pengamatan dari citra satelit di Rakhine, menunjukkan 820 bangunan diidentifikasi hancur di lima desa etnis Rohingya pada 10-18 November 2016.

Gambar satelit terbaru ini menambahkan total bangunan hancur yang terdokumentasi menjadi sekitar 1.250 bangunan.

Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power menyeru agar pengamat internasional diizinkan menyelidiki dan untuk memberi akses kepada kelompok bantuan.

Direktur HRW untuk Asia Brad Adams mengatakan, "Gambar satelit yang mengkhawatirkan ini menunjukan bahwa kehancuran di desa-desa Rohingya jauh lebih besar dan lebih banyak daripada yang diakui oleh pemerintah".

HRW juga meninjau data anomali termal (suhu) yang diambil dari sensor satelit lingkungan.

Terdeteksi adanya beberapa kebakaran aktif di Desa Pwint Hpyu Chaung pada 12 November, di Dar Gyi Zar pada 13 November, dan di Yae Khat Chaung Gwa Son pada 13-15 November.

Kerimbunan pohon dapat menyembunyikan sejumlah bangunan, sehingga kemungkinan jumlah kehancuran sebenarnya lebih tinggi.

Pemerintah Burma mengakui adanya kebakaran yang meluas tetapi menyanggah jumlah bangunan hancur dengan mengatakan adanya penurununan yang signifikan. Pemerintah menyalahkan "teroris" mengenai pembakaran.

Hasil pengamatan citra satelit tentang bangunan yang rusak menunjukan angka yang jauh berbeda dari laporan pemerintah. Militer Myanmar menuduh militan membakar 60 rumah di Dar Gyi Sar.

"Pada 15 November, juru bicara pemerintah menyatakan bahwa HRW adalah bagian dari 'konspirasi' untuk merusak citra Myanmar", kata Adams.

"Daripada menanggapi dengan gaya penolakan era-militer, pemerintah harusnya melihat fakta-fakta dan mengambil tindakan untuk melindungi semua orang di Burma, apa pun agama atau etnis mereka", tegasnya. (HRW)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.