Israel telah menahan lebih dari 2.000 anak Palestina sejak 2015. Diduga, kepolisian Israel kerap menggunakan ancaman agar anak-anak Palestina mengaku bersalah

Anadolu Agency

Lembaga non-pemerintah di Palestina melaporkan, setidaknya sekitar 350 anak-anak Palestina di bawah umur ditahan di penjara oleh otoritas Israel.

"Pemerintah Israel menahan 350 anak Palestina berusia 12 hingga 18 tahun", kata Lembaga Tahanan Sosial Palestina, dilansir dari Anadolu Agency.

Organisasi itu menyebutkan bahwa 12 diantaranya berjenis kelamin perempuan.

Israel telah menahan lebih dari 2.000 anak Palestina sejak 2015 lalu. Diduga, kepolisian Israel kerap menggunakan ancaman agar anak-anak Palestina mengaku bersalah.

Selain itu, Biro Pusat Statistik Palestina mengatakan, sebanyak 63 anak-anak Palestina tewas oleh pasukan Israel sejak 2015.

Beberapa tahanan anak divonis hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan Israel, sementara lainnya dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

"Israel telah melakukan pelanggaran terhadap anak Palestina, termasuk menembakkan peluru dan mengintimidasi mereka dengan menahan anak-anak tersebut tanpa memberikan asupan makanan dan minuman", kata lembaga tersebut.

Lembaga Tahanan Palestina tengah berupaya berkordinasi dengan organisasi internasional lainnya, salah satunya UNICEF.

NGO lokal tersebut mendorong UNICEF untuk dapat melakukan intervensi dalam hal melindungi hak anak-anak Palestina yang berada dalam penahanan rezim Israel.

Berdasarkan data otoritas Palestina, secara keseluruhan ada sekitar 7.000 warga Palestina sedang ditahan di penjara-penjara Israel dengan dugaan tindakan kriminal terhadap warga Israel. (Anadolu Agency)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.