Benjamin Netanyahu Mengecam Unesco

Salah satu organisasi PBB memberikan pernyataan yang membuat Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, geram.

UNESCO telah mengeluarkan pernyataan bahwa kota Yerusalem merupakan bagian dari warisan budaya Palestina. Netanyahu kemudian mengecam pernyataan yang telah dikeluarkan oleh UNESO.

AFP menyebutkan, Jumat (14/10), resolusi dari pernyataan tersebut disampaikan oleh negara-negara Arab, seperti Mesir, Lebanon, dan Aljazair. Sebanyak 24 negara mendukung resolusi itu, 6 negara tidak setuju, 26 negara abstain, dan dua negara absen.

"Resolusi ini merujuk pada pendudukan Palestina dan bertujuan untuk menjaga warisan budaya Palestina serta kekhasan budaya Yerusalem Timur", kata UNESCO dalam rilisan pernyataannya.

Teks resolusi ini juga mengatakan bahwa Israel merupakan penguasa penduduk di Yerusalem Timur. Salah satu negara yang menentang resolusi ini adalah Amerika Serikat.

Wakil Juru Bicara Kementrian Luar Negeri AS, Mark Toner, mengutarakan pernyataan terkait resolusi ini.

"Kami sangat prihatin mengenai masalah resolusi yang dipolitisir secara berulang. Dikatakan untuk memajukan tanah Yerusalem namun kami tak mempercayainya", ucapnya.

Sejak dulu status Yerusalem merupakan kasus yang sulit. Israel merebut Yerusalem Timur dalam perang tahun 1967. Kemudian Israel mencaploknya walau tidak diakui masyarakat internasional. (Detikcom)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.