Turki (foto),
Polisi mengejar kendaraan yang diyakini membawa bahan peledak ke sebuah rumah tempat militan ISIS di kota selatan Turki, Gaziantep, dekat Suriah.

Mehmet Kadir Cabel, pemimpin wilayah ISIS di Gaziantep, tewas ketika polisi menggerebek rumahnya.

Istri dan anak Cabel tertangkap berama sekitar 19 militan lainnya, namun penangkapan ini tak berlangsung mulus.

Saksi melihat beberapa tersangka lari ketika aparat mencoba mengepung mereka, 1 orang berhasil kabur dan meledakkan diri.

"Awalnya ada tiga orang. Polisi menangkap dua dari mereka tapi satu orang berhasil kabur. Dia meledakan dirinya di daerah perumahan", tutur seorang saksi di tempat kejadian.

Para pejabat mengatakan ada tiga polisi yang tewas dalam ledakan itu. Sembilan lainnya terluka, sebagian besar dari mereka juga merupakan anggota polisi.

Kantor berita Turki mengabarkan, polisi juga menggeledah lokasi kedua yang berhubungan dengan ledakan, dan ada laporan telah terjadi ledakan maupun baku tembak lanjutan.

Turki mengalami serentetan pengeboman bunuh diri yang terkait dengan ISIS. Membuat Ankara melancarkan serangan ke Suriah sejak 24 Agustus untuk membantu oposisi lokal 'membersihkan' militan ISIS dari garis perbatasan.

Pasukan keamanan Turki telah berulang kali menggerebek rumah di Istanbul, Gaziantep dan kota-kota lain untuk menindak keras para tersangka militan yang terkait dengan ISIS. (CNN Indonesia/CNN)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.