Numan Kurtumulus
Operasi yang berlangsung dalam upaya pembebasan kota-terbesar-kedua Irak dari Daesh atau ISIS, merupakan permasalahan yang "langsung menyangkut Turki," kata Wakil Perdana Menteri Turki, Numan Kurtulmus pada Selasa (18/10).

"Tidak peduli apa pandangan anda, Mosul kini bersangkutan langsung dengan Turki. Kehadiran militer kami di sana adalah bentuk keprihatinan kami secara langsung", ucap Kurtulmus dalam wawancara langsung dengan saluran berita milik negara, TRT Haber.

Kampanye militer yang bertujuan untuk merebut kembali Kota Mosul, Selasa kemarin memasuki hari kedua dengan kerugian banyak diderita oleh kelompok Daesh.

Kurtulmus mengatakan semuanya sudah sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan Turki.

Mengacu pada Hashd al-Shaabi, sebuah kelompok yang menaungi tentara Syi'ah pro-pemerintah, meniadakan adanya kemungkinan partisipasi kelompok teroris PYD dalam kampanye Mosul.

"Kami berharap mereka tidak ikut campur", katanya.

Sementara itu, menurut sumber polisi Irak, seluas 352 kilometer persegi di Mosul selatan berhasil direbut kembali dari Daesh.

Menteri Pertahanan Turki pada Selasa kemarin menegaskan angkatan udara negara itu akan bergabung dengan operasi Mosul.

Pada pertengahan 2014, Daesh mengusai Mosul sebelum akirnya menduduki sebagian besar wilayah utara dan barat negara ini.

Beberapa bulan terakhir tentara Irak, yang didukung oleh sekutu lokal dan koalisi udara yang dipimpin AS, berhasil merebut kembali banyak wilayah.

Namun demikian, kelompok teroris masih menguasai beberapa wilayah termasuk Mosul.

Dalam beberapa pekan terakhir, tentara dan sekutunya telah melakukan kemajuan bertahap. Para pejabat di Baghdad juga telah bersumpah akan merebut kembali seluruh wilayah mereka akhir tahun ini. (aa.com)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.