Foto: REUTERS/Rick Wilking
Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump mengatakan kebijakan saingannya dari Partai Demokrat Hillary Clinton terkait Suriah, akan membawa dunia pada perang dunia ketiga.

Trump menyebut AS dapat berkonflik dengan Rusia yang juga memiliki senjata nuklir jika Hillary jadi presiden.

Pada perang Suriah, penilaian Trump dimaksudkan pada penyelesaian konflik oleh Hillary yang agresif.

Ia juga mengkritik ide istri mantan Presiden Bill Clinton itu, yang menjanjikan zona larangan terbang dan zona aman dalam melindungi wilayah yang tidak termasuk daerah konflik.

Beberapa analis khawatir, melindungi zona tersebut bisa menyeret militer AS ke konflik langsung dengan jet tempur Rusia.

Trump beranggapan mengalahkan ISIS lebih penting daripada berupaya menjatuhkan Assad.

Saat ini, Trump menganggap upaya penggulingan masih menjadi tujuan utama AS di Suriah. Usaha tersebut akan dilanjutkan bila Hillary menjadi presiden.

"Apa yang harus kita lakukan adalah fokus pada ISIS. Kita tidak harus fokus pada Suriah (Assad). Perang Dunia Tiga akan terjadi di Suriah jika mendengarkan Hillary Clinton", kata Trump seperti dilansir Reuters, Rabu (26/10).

"Assad adalah masalah kedua, bagi saya (yang utama) adalah ISIS", lanjutnya.

Lebih lanjut, Trump mempertanyakan alasan Hillary yang membuka ruang negosiasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Ia juga menyalahkan Obama yang memutus hubungan bilateral dengan Filipina di bawah presiden baru mereka Rodrigo Duterte.

Selain itu, Trump mengeluhkan kurangnya dukungan partai Republik kepada dirinya. Ia menilai akan lebih mudah baginya memenangkan pemilu presiden (pilpres) AS bila petinggi para petinggi partai tersebut mendukung dirinya. (Detikcom/Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.