Timses Anies Baswedan dukung langkah tim Ahok polisikan pengunggah video Ahok dan Al-Maidah (foto),
Tim Pemenangan Anies-Sandi mendukung langkah Tim pemenangan Ahok-Djarot polisikan akun yang pertama kali menyebarkan potongan video Ahok terkait surat Al-Maidah ayat 51.

Sekretaris timses Anies-Sandi, Syarief menyatakan, seluruh pihak harus mendukung iklim Pilgub DKI 2017 yang sejuk dan jauh dari perang isu SARA.

"Kami dari awal berkomitmen untuk membangun demokrasi yang sejuk dan dewasa. Jangan pikir kita Tim Anies-Sandi senang dengan isu tersebut (Al-Maidah 51). Justru kita senang tim Ahok memolisikan akun yang memotong dan menyebarkan isu itu", kata Syarief dalam diskusi yang dihelat oleh Sindotrijaya FM, Jakarta Pusat, dikutip Detikcom Sabtu (8/10).

Menurut Syarief, dalam memandang isu ini tidak perlu menjadi polemik. Ia tidak sepakat jika ada yang memanfaatkan momen ini untuk saling menjatuhkan.

"Itu akun siapa? Ada yang bilang dari kami, kita sudah cek dan tidak ada. Saya pribadi biasa saja melihat pernyataan Ahok, kan yang enggak paham jadi mungkin berlebihan. Ini kan yang masalahnya yang di bawahnya yang ribut", paparnya.

"Ada orang yang baru bisa baca iqro 1 sok menafsirkan, ini kan gimana? Akhiri polemik soal Al-Maidah 51", imbuhnya.

Sementara itu tim Ahok-Djarot, Guntur Romli mengapresiasi sikap dari Syarief. Ia berkomitmen membangun suasana kompetisi yang lebih sehat.

"Kita apresiasi dengan sikap Pak Syarief tersebut. Mari kita sama-sama bangun suasana demokrasi yang sehat. Biarkan warga Jakarta memilih berdasarkan program, berdasarkan kinerja", kata Guntur yang kemudian disambut tepuk tangan dari mereka yang hadir di diskusi ini.

Sebelumnya, Ahok menyebut surat Al-Maidah ayat 51 itu pada Rabu, 30 Maret 2016 lalu saat menyampaikan rencananya membuat fasilitas koperasi dan fasilitas bagi Kepulauan Seribu.

Dalam kesempatan itu, Ahok menyampaikan kepada warga Kepulauan Seribu agar tidak terpengaruh oleh program fasilitas koperasi ini untuk memilih dia di Pilgub DKI 2017.

"Bapak Ibu nggak bisa pilih saya, karena dibohongin pakai Surat Al Maidah 51 macem-macem itu. Itu hak bapak ibu ya. Jadi kalau bapak ibu perasaan ngga bisa pilih nih, karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya, nggak apa apa. Karena ini kan hak pribadi bapak ibu. Program ini jalan saja. Jadi bapak ibu ga usah merasa ga enak. Dalam nuraninya ga bisa pilih Ahok", kata Ahok dalam pidato tersebut. (Detikcom)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.