Ilustrasi buku nikah (Republika),
Kementerian Agama (Kemenag) mencatat setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Nikah hingga September 2016 mencapai tidak kurang dari Rp 500 miliar.

Sebelum 2015, pengadminitrasian nikah tidak masuk ke kas negara berupa PNBP.

"Tahun 2015 ada Rp 733 miliar yang masuk menjadi PNBP, dan tahun ini sampai akhir September tidak kurang dari Rp500 miliar", kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dalam pers briefing 2 Tahun Kerja Nyata Jokowi-JK di Kantor Staf Kepresidenan Jakarta, Senin (24/10), sebagaimana dilansir dari Antara.

"Sekarang proses nikah ada di Kantor KUA dan itu gratis, sementara kalau di luar Kantor KUA itu biayanya Rp 600.000 dan langsung ditransfer ke kas negara", kata Lukman.

Dalam kesempatan itu, Menag menyampaikan sejumlah capaian selama dua tahun terakhir seperti membaiknya Indeks Reformasi Birokrasi Kemenag dan Indeks Kerukunan Umat Beragama

Ia menyebutkan, Litbang Kemenag pada 2015 melakukan survei Indeks Kerukunan Umat Beragama dan angkanya adalah 75,36.

"Angka ini cukup tinggi, ini survey secara keseluruhan di Nusantara yang cukup luas, kami mengakui ada spot-spot tertentu yang mengganggu kerukunan umat beragama. Ini jadi perhatian kami", katanya.

Ia menyebutkan, BPS juga melakukan survei kepusaan penyelanggaraan haji yang pada 2015 meningkat dibanding 2014 sebesar 1,69. (Antaranews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.