Penyelidikan akan dilanjutkan untuk memastikan yang paling bertanggung jawab
Setelah koalisi Arab mengkonfirmasi dan menerima hasil penyelidikan terkait serangan pemakaman di Sana'a, Yaman, penyelidikan lebih dalam tetap akan dilanjutkan.

Mayor Jenderal Mohammed Almgdashy mengungkapkan, militer Yaman mulai mengadakan pertemuan tingkat tinggi untuk menyelidiki atau mendiskusikan informasi yang diberikan oleh JIAT, dilansir dari Al-Arabiya.

"JIAT telah menyimpulkan bahwa pihak yang berafiliasi dengan Kepala Staf Umum Kepresidenan Yaman telah salah menyampaikan informasi dan melakukan operasi (serangan) tanpa izin Koalisi Arab Saudi”, ucap Almagdashy.

Ia juga menambahkan interogasi akan dilakukan untuk mengugkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas kesalahan ini, sehingga bisa ditindak sesuai peraturan militer.

Sebelumnya, penyidik JIAT menyatakan dalam laporannya bahwa "Pusat Operasi Udara di Yaman mengadakan misi penyerangan dengan target lokasi (di Sanaa-red) tanpa memperoleh persetujuan dari perintah Koalisi.

Serangan itu pun tidak mengikuti langkah pencegahan, untuk memastikan tidak adanya warga sipil yang mungkin terkena dampak serius di lokasi.

Laporan investigasi menyatakan bahwa salah satu pesawat tempur koalisi "salah sasaran" dengan melakukan penyerangan di acara pemakaman pada sebuah Aula di Sana'a, akibat informasi intel yang salah dari pihak militer Yaman.

Sebanyak 140 pelayat tewas dan lebih dari 500 lainnya terluka. Sementara Arab Saudi menawarkan pengobatan maupun ganti rugi pada pihak korban. (Al-Arabiya)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.