Pasukan Saudi di perbatasan (foto),
Hari Rabu, pasukan penjaga perbatasan Saudi dan divisi artileri kembali memukul mundur serangan militan Houthi, di al-Khubah, provinsi Jazan.

Altileri Saudi kemudian ditembakkan ke wilayah pemberontak Syi'ah dan menewaskan 20 militan, serta anggota militer loyalis Abdullah Saleh.

Pertempuran sengit antara pasukan pemerintah Yaman dan milisi Syi'ah meletus di daerah Nihm Sana'a.

Sementara pesawat koalisi pimpinan Saudi memberikan dukungan udara intensif kepada tentara pemerintah, menghantam wilayah pemberontak di barat dan barat laut perbukit Nihm.

Serangan altileri juga menghantam basis Houthi di dekat daerah bentrokan.

Pihak tentara Yaman bergerak maju ke distrik al-Houl, dan berhadapan dengan barisan milisi.

Di Hifan, selatan dari Taiz, pertempuran meletus antara tentara yang didukung serangan udara melawan petempur Houthi.

Bentrokan pun terjadi di Serwah, sebelah barat provinsi Maarib, setelah perisai udara koalisi menghancurkan 6 rudal balistik yang menargetkan kota Maarib.

Para pengamat mengatakan, serangan rudal balistik di Maarib adalah yang paling serius sejak pasukan Yaman menguasai kota ini.

Sedangkan terkait solusi politik, pihak pemerintah Yaman menolak semua langkah yang tidak sesuai dengan resolusi PBB nomor 2216 atau upaya sepihak lainnya. (Arabnews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.