Kehancuran di pinggiran Aleppo oleh serangan udara (foto),
Pemerintah Turki mengingatkan bahwa Perang Dunia III tak bisa dihindari jika konflik Suriah terus berlanjut. Penyebabnya, Amerika Serikat dan Rusia yang berbeda sikap mengenai konflik tersebut, nantinya akan sampai pada titik perang.

Kekhawatiran tersebut disampaikan Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus seiring meningkatnya ketegangan antara Washington dan Moskow terkait konflik Suriah.

"Jika perang ini terus berlanjut, setelah ini, biar saya perjelas, Amerika dan Rusia akan sampai ke titik perang", tutur Kurtulmus seperti dilansir Detikcom dari Reuters, Selasa (18/10).

Ia mengingatkan, konflik Suriah telah membuat dunia berada "di ambang perang regional atau global yang besar".

Pemerintah AS telah berulang kali menyerukan Presiden Suriah Basyar al-Assad agar mundur untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan di negeri itu. Sedangkan Rusia (dan Iran), merupakan pendukung utama rezim Assad.

Selain masalah konflik Suriah, hubungan antara Rusia dan AS pun telah berada di titik terendah sejak Perang Dingin karena konflik Ukraina. Dimana Rusia mencaplok Krimea dan mensponsori pemberontak lokal.

Peringatan Kurtulmus datang setelah sekitar 12 warga sipil tewas di Aleppo dalam serangan udara yang diduga dilakukan Rusia. Jumlah korban jiwa dalam 24 jam telah mencapai 45 orang.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS John Kerry menyerukan penyelidikan kejahatan perang setelah menuduh Rusia sengaja menggempur rumah sakit di Aleppo. (Detikcom/Reuters)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.