Ilustrasi pemboman terhadap ISIS (foto),
Pasukan Militer Irak sangat serius lakukan gempuran terhadap benteng terakhir ISIS di Mosul. Pasukan ini telah bergerak menuju Mosul dari selatan, sementara pasukan Kurdi mendekat dari wilayah timur.

Namun kabar lain muncul, para pemimpin ISIS diduga telah keluar lebih dulu dari Mosul sebelum militer Irak menyerbu kota ini. Dan diperkirakan masih ada hingga 5.000 militan ISIS berada di Mosul.

"Kami mengamati pergerakan orang-orang yang keluar dari Mosul, dan mendapatkan indikasi bahwa para pemimpin ISIS telah pergi", kata Jenderal Gary Volesky dari militer AS.

Tapi Gary tidak memastikan siapa saja yang sudah melarikan diri, ia juga tidak mengatakan ke arah mana mereka pergi.

Dimana Abu Bakar al-Baghdadi?

Keberadaan pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi juga tidak diketahui. Beberapa laporan mengatakan ada di Mosul, tapi ada juga yang menyebut ia telah melarikan diri dari sana.

Ada kemungkinan pula, pasukan ISIS yang meninggalkan kota sebenarnya ingin menempati garis depan yang berada di luar kawasan pinggiran kota, kata analis Timur Tengah BBC, Alan Johnston.

Tidak ada yang meragukan bahwa sekelompok militan garis keras ISIS akan terus bertahan dan bertempur habis-habisan, jelas Alan.

Sementara Volesky menyebut para milisi asing ISIS cenderung merapatkan kekuatan dan bertahan di Mosul.

"Kami menduga banyak milisi asing akan tetap tinggal, karena mereka tidak akan dapat membaur dengan mudah sebagaimana para milisi atau pemimpin yang berasal dari kawasan sekitar, jadi kami menduga akan terjadi pertempuran sengit", paparnya.

Sejumlah kamp pengungsi tengah dibangun di selatan, timur, dan utara Mosul untuk mengantisipasi tingginya jumlah warga yang mengungsi, yang diperkirakan PBB akan mencapai jumlah 200.000 orang dalam beberapa pekan mendatang.

Pemerintah Irak mengatakan mungkin lebih aman bagi warga untuk tetap berada di dalam kota sementara operasi militer digelar.

Baghdad beralasan, petempur ISIS dikhawatirkan menanam ranjau di berbagai titik penting menuju luar kota.

Namun ada pula kekhawatiran militan akan menggunakan warga sebagai tameng hidup. Kekhawatiran lainnya adalah penggunaan senjata kimia oleh ISIS sebagai upaya lolos dari gempuran Mosul. (BBC Indonesia)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.