Kehancuran Suriah (foto),
Pengadilan di Paris menerima aduan yang ditujukan kepada rezim Suriah atas tuduhan kejahatan perang, kata media Prancis, Kamis.

Saluran televisi BFM TV melaporkan, sumber-sumber pengadilan menuliskan bahwa mereka memutuskan akan membuka penyelidikan kriminal sesuai pengaduan yang masuk.

Pengadilan Kriminal Paris juga menunjuk seorang hakim investigasi dalam menyelidiki tuduhan "penyiksaan", "kejahatan kemanusiaan" dan "penghilangan paksa".

Federasi Internasional untuk Hak Asasi Manusia dan Liga International Hak Asasi Manusia telah mengajukan aduan di pengadilan Paris.

Atas kasus seorang warga Perancis keturunan Suriah bernama Mazen Dabbagh, 57 tahun, dan anaknya Patrick, 20 tahun, yang diduga telah disiksa di penjara pada tahun 2013 oleh rezim Damaskus.

Pengacara kedua lembaga itu mengatakan dalam tuntutannya, bahwa Dabbagh merupakan seorang kepala sekolah Perancis di Damaskus.

Sementara anaknya adalah mahasiswa di fakultas sastra ketika ditahan pada November 2013, keduanya hilang saat itu.

Obeida Dabbagh, 64, seorang insinyur di Perancis yang merupakan saudara Mazen Dabbagh, menyatakan kekhawatiran jika adik dan keponakannya menjadi korban eksekusi di luar hukum setelah mendapat penyiksaan. (Anadolu Agency)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.