Banyak pembelot yang memilih kabur dari organisasi teroris itu saat dipukul FSA
Para pembelot ISIS, yang berasal negara lain dan menyesali keputusannya, kini memiliki tempat perlindungan di kamp yang didirikan oleh FSA, di Aleppo utara.

Puluhan pembelot terdiri dari warga negara Perancis, Belanda dan negara Eropa lainnya, termasuk sejumlah warga Uzbekistan dan Arab, mendapat penanganan dari pejuang Jaisyul Tahrir, sebuah kelompok oposisi bersenjata afiliasi FSA.

Mantan pengikut ISIS memilih kabur dari daerah yang dikendalikan kelompoknya, di pinggiran timur provinsi Aleppo, walau mereka telah menelan doktrin kelompok ultra ekstrimis itu.

Dua pembelot perempuan asal Perancis kepada Anadolu Agency mengisahkan cara mereka meloloskan diri dari kelompok teroris hingga memperoleh pertolongan di penampungan milik FSA.

Keduanya menceritakan bagaimana bersama rombongan ISIS, ketika harus melarikan diri demi keselamatan karena basis mereka digempur serangan udara.

Berangkat di malam hari menggunakan mobil yang akhirnya rusak, dua perempuan itu harus berjalan kaki hingga mencapai wilayah yang dikendalikan FSA.

“Kami mencapai sebuah pos pemeriksaan dekat kota Azaz (Aleppo utara). Pejuang FSA ada di sana, membawa kami dan memberi makanan”, kisahnya, tanpa disebut namanya.

“Mereka membantu kami, dimana kami sudah lelah dan sakit akibat perjalanan panjang”, imbuhnya.

Kedua perempuan segera dibawa ke lokasi yang lebih aman, serta diperlakukan dengan baik. Keduanya ingin segera kembali ke Prancis.

“Mereka (pejuang FSA) cukup ramah, mereka sama sekali tidak menyakiti kami. Meski mereka baik, rasanya sulit bagi kami untuk menetap di sini”, cerita salah satu perempuan itu.

“Bahasa menjadi masalah. Kami ingin pulang ke rumah. Kami sungguh tidak mengerti mengapa begitu lama di sini (Suriah)", jelasnya.

Mereka berdua mengaku merasakan lelah secara fisik maupun mental akibat pengalaman mengerikan selama ini.

“Tolong bantu kami. Kami hanya ingin pulang”, pinta salah satu perempuan tersebut. (Anadolu Agency)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.