Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir (Detikcom)
4 November nanti, berbagai ormas Islam akan bergabung dalam unjuk rasa di depan Istana Merdeka, terkait kasus pelecehan Islam yang membelit Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau peserta aksi tidak membawa atribut Muhammadiyah.

"Jangan membawa atribut Muhammadiyah karena mereka selaku warga negara", kata Haedar kepada Detikcom, Minggu (30/10).

Ia juga menyatakan, aksi pada 4 November mendatang adalah wujud penyampaian aspirasi dalam berdemokrasi. Sehingga pihak keamanan khususnya Polri, diminta tidak perlu risau atas aksi tersebut.

"Pemerintah khususnya kepolisian tidak perlu risau dengan demo baik massa kecil maupun besar, karena hal itu wujud demokrasi. Kepolisian justru berkewajiban mengamankan dan menjaga ketertiban hingga demo tersebut berlangsung aman, damai, tertib dan tidak anarkis", katanya.

Haedar juga meminta pihak kepolisian agar mencegah upaya provokasi dan keributan dalam aksi itu.

"Jangan sampai ada yang memancing di air keruh dan memprovokasi. Pemerintah dan Polri hendaknya sensitif dalam merespons aspirasi, utama umat, terutama dalam menangani kasus penistaan agama seperti yang dituntutkan. Jika terkesan menunda, mengulur atau seolah mengambangkan, justru akan menambah persoalan makin meluas. Tegakkan hukum tanpa pandang bulu", kata Haedar. (Detikcom)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.