Kelompok penyelamat White Helmet, merasakan sisi paling brutal serangan udara (foto),
Sebuah bom Birmil meledak di markas relawan pertahanan sipil Suriah, yang dikenal sebagai White Helmet, di pinggiran Damaskus, ungkap kelompok tersebut.

Kelompok White Helmet mengabarkan melalui tweet bahwa markas dan kendaraan di lokasi kejadian hancur, Rabu (5/10), sementara beberapa relawan terluka dalam serangan itu.

White Helmet menggambarkan organisasi mereka sebagai kelompok relawan sipil beranggota hingga 3.000 orang yang bertujuan untuk menyelamatkan nyawa masyarakat Suriah.

Namun mereka kerap jadi sasaran serangan udara yang disalahkan pada Assad atau Rusia.

"Kami bergegas ke tempat kejadian serangan untuk berusaha menyelamatkan sebanyak-banyaknya nyawa dalam waktu sesingkat mungkin, serta meminimalisir cedera lebih parah korban dan kerusakan bangunan", kata kelompok tersebut di situsnya.

Serangan bom Birmil menjadi serangan yang lazim sejak tahun ketiga perang Suriah. Bahan peledak dimasukkan ke dalam drum/barrel lalu dilemparkan dari helikopter.

"Ketika bom itu menghantam, ledakannya dapat menghasilkan getaran yang setara dengan gempa berkekuatan 7,6 SR", ungkap salah satu pendiri asing White Helmet, James Le Mesurier, kepada Kepala Koresponden Medis CNN Dr. Sanjay Gupta.

Beberapa serangan paling mematikan sejak awal perang telah menargetkan daerah-daerah yang dikuasai oposisi di kota Aleppo.

Bom ini menewaskan lebih dari 3.000 warga sipil di Aleppo saja pada tahun 2014, menurut laporan Amnesty International.

Organisasi HAM itu mengatakan bahwa bom Birmil adalah taktik biasa serangan rezim Suriah, untuk memerangi penentangnya.

Presiden Suriah Basyar al-Assad pernah membantah penggunaan bom Birmil oleh pasukannya.

Meski bantahan ini menjadi bahan olok-olokan kelompok oposisi, karena ribuan video dan foto, beserta jumlah tak terhitung saksi mata yang melaporkan helikopter rezim Assad menjatuhkan bom tidak akurat dan berdaya ledak tinggi itu di seluruh Suriah. (CNN/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.