Polisi siapkan kendaraan anti huru-hara (foto Detikcom),
Umat Islam yang dipimpin FPI akan melakukan aksi demonstrasi di Balai Kota DKI Jakarta setelah shalat Jum'at. Dimana sejak pagi tadi, pengamanan di sekitar Balai Kota sudah diperketat.

Seperti dilansir Detikcom, Jum'at (14/10/) pagi kawat berduri sudah dibentangkan di depan Balai Kota DKI Jakarta, tepatnya di Jl Medan Merdeka Selatan.

Kendaraan taktis juga telah disediakan, dari water cannon, barracuda, mobil-mobil polisi hingga mobil pemadam kebakaran. Kendaraan-kendaraan ini diparkir di halaman Balai Kota.

Ratusan polisi berseragam hitam-hitam tampak sedang bersiap-siap mengenakan atribut pengamanan.

Mereka bersenjatakan senjata laras panjang, tameng, helm dan perlengkapan pengamanan lainnya. Pasukan TNI juga turut diterjunkan dalam pengamanan demo kali ini.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, pihaknya menerjunkan sekitar 28 SSK (Satuan Setara Kompi) atau kurang lebih sekitar 2.800 personel yang akan disebar di kokasi demo dan titik-titik rawan.

Polda Metro Jaya menilai ada potensi kerawanan dalam aksi demo FPI ini, mengingat topik demo menyangkut masalah pernyataan Ahok terkait surat Al-Maidah ayat 51.

"Ya kita tidak boleh underestimate ya (meremehkan potensi). Segala kemungkinan kerawanan sudah kita antisipasi, sudah kita maping termasuk cara-cara bertindak di lapangan juga sudah kita persiapkan", jelas Awi.

Selain potensi kerawanan massa, polisi juga mengantisipasi kerawanan di sejumlah objek vital yang akan dilewati massa seperti Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, Gereja Imanuel, kantor Wapres dan kantor Kedubes Amerika Serikat.

Ia juga berpesan agar massa tidak terpancing provokator sehingga dapat menimbulkan hal tak diinginkan.

"Jangan terpancing kalau demo biasanya itu banyak provokator-provokator. Harus damai", pesan Awi.
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.