Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson dan John Kerry
Inggris dan Amerika Serikat sedang mempertimbangkan pemberian sanksi tambahan pada rezim Basyar al-Assad dan para pendukungnya atas tindakan brutal mereka dalam perang Suriah.

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry, membicarakan hal tersebut setelah pertemuan langkah diplomatik baru atas Suriah di London, sebagaimana dilansir dari Reuters.

Sementara Rusia dan Iran diminta agar menyetujui aksi gencatan senjata yang baru.

Ancaman sanksi lebih lanjut kepada rezim Suriah diumumkan sebelum KTT Uni Eropa yang juga akan membahas sanksi terhadap Rusia.

"Ada banyak langkah-langkah yang akan kita usulkan dalam memberikan sanksi tambahan terhadap rezim Suriah dan pendukung mereka, (yaitu) untuk membawa mereka, yang bertanggung jawab atas kejahatan perang, ke Mahkamah Pidana Internasional", ujar Johnson kepada wartawan.

Ia menambahkan, "sangat diragukan" pasukan rezim Suriah yang didukung oleh Rusia akan sanggup merebut seluruh kota Aleppo atau lewat kemenangan perang.

Johnson menyeru kepada Rusia dan Iran agar menunjukkan bentuk kebijaksanaan mereka dengan cara menyetujui rencana gencatan senjata.

Sementara Kerry menegaskan, AS sedang mempertimbangkan sanksi tambahan pada rezim Suriah, namun tidak menyebutkan bahwa hal ini juga berlaku pada Rusia.

"Kami sedang mempertimbangkan sanksi tambahan, namun perlu diketahui bahwa Presiden (Barack) Obama belum memutuskan pilihannya hingga saat ini", kata Kerry.

Amerika Serikat pertama kali memberikan sanksi terhadap pejabat rezim Suriah pada Maret 2011, tak lama setelah revolusi yang menyebabkan perang karena tindakan kekerasan militer Damaskus.

Baik Uni Eropa maupun AS pernah memberlakukan sanksi ekonomi dan sanksi lainnya kepada Rusia atas pencaplokan Krimea dan dukungan Moskow pada pemberontak di Ukraina. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.