Gambar : Perserikatan Bangsa-Bangsa


Dewan HAM PBB akan mengadakan sesi khusus untuk membahas situasi di kota Aleppo, Suriah, yang kian memburuk. Perundingan akan diadakan pada Jumat (21/10) mendatang. Hal ini disepakati setelah adanya permintaan resmi dari Inggris, sebagaimana dilansir dari Reuters.

Inggris membuat permintaan atas nama 11 negara Barat dan Arab, termasuk Amerika Serikat dan kekuatan-kekuatan regional lainnya yang mendukung pasukan pemberontak Suriah.

Pernyataan Inggris pada forum tersebut menjelaskan bahwa sesi khusus itu diperlukan untuk membahas "memburuknya situasi kemanusiaan di Aleppo, dan kegagalan rezim Assad serta sekutunya dalam memenuhi komitmen mereka pada hak asasi manusia ".

Banyak hujatan yang telah ditimpakan pada Assad maupun Rusia. Pada Minggu (16/10) lalu, Inggris dan Amerika Serikat mempertimbangkan pemberian sanksi tambahan pada Assad dan para pendukungnya atas tindakan mereka dalam perang.

Uni Eropa juga telah mengutuk serangan udara Rusia, menuding hal tersebut sebagai kejahatan perang, dan juga mempertimbangkan sanksi tambahan bagi mereka.

Sebuah komisi penyelidikan PBB yang dipimpin oleh ahli dari Brazil Paulo Pinheiro telah mendokumentasikan kemungkinan kejahatan perang yang dilakukan oleh semua pihak dalam konflik Suriah dan telah mengumpulkan kesaksian dari korban dan saksi selama lima tahun.

Panel itu mengatakan, mereka memiliki database berupa 5.000 wawancara rinci dan informasi, beberapa di antaranya sedang diteliti bersama dengan pemerintah Eropa.
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.