Gurun yang dijadikan kamp pengungsian (foto),
Serangan bom bunuh diri terjadi di sebuah kamp pengungsian warga Suriah, dekat perbatasan Yordania, membunuh tiga orang serta melukai sekitar 20 lainnya.

Pelaku bom bunuh diri ini diyakini merupakan anggota kelompok ultra ekstrimis ISIS.

Serangan menargetkan pos garis depan yang dikontrol oleh kelompok Jaisyul Ashair di kamp pengungsi Rakban.

Seperti diungkap Said Saif, juru bicara Liwa Syuhada Ahmed al-Abdo, salah satu faksi FSA yang memerangi ISIS di sekitar perbatasan dengan Yordania.

Menurut Saif, bom meledak pada Minggu (16/10), ketika seorang pelaku menabrakkan truk bermuatan bahan peledak ke pos tersebut.

Kamp Rakban dihuni oleh lebih dari 75 ribu orang, dari warga Suriah yang mengungsi selama perang terus berkecamuk. Kamp ini adalah lahan kosong dengan bentang alam gurun sehingga relatif aman dari serangan udara Assad atau Rusia

Sebelumnya, Juli lalu juga terjadi serangan bom bunuh diri yang dilakukan oleh ISIS, menyebabkan 6 tentara penjaga perbatasan Yordania tewas.

Saat itu, seorang pengebom bunuh diri menabrakkan mobilnya yang berkecepatan tinggi sehingga menembus perbatasan dan menghantam sebuah pos militer di seberang Rakban.

Akibatnya, Yordania menutup pintu perbatasannya dari penerimaan pengungsi baru ke wilayahnya untuk alasan keamanan. (Reuters/Detikcom)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.