sumber : parstoday.com

Amnesti Internasional menilai koalisi pimpinan AS belum berupaya cukup baik dalam menghindari kemungkinan adanya korban sipil dalam pada penyerangan terhadap ISIS.

"Sudah saatnya pemerintah AS mempertimbangkan untuk meminimalisir kerusakan sipil yang disebabkan oleh serangan koalisi di Suriah", ungkap wakil direktur bidang penelitian Amnesti regional Beirut, Lynn Maalouf, sebagaimana dilansir dari Reuters.

"Kami takit koalisi pimpinan AS meremehkan kerusakan yang terjadi pada warga sipil dalam operasi di Suriah", tambahnya.

Amnesti Internasional memperkirakan, terdapat 300 warga sipil yang terbunuh dalam penyerangan yang dilakukan oleh AS sejak September 2014.

"Beberapa serangan tersebut mungkin saja tidak sesusai konstitusi atau bahkan merupakan serangan diskriminasi", jelas Maalouf.

Pihak Pentagon tidak banyak merespon mengenai hal ini, namun mengatakan bahwa mereka telah berusaha maksimal dalam menghindari danya korban sipil.

Serangan udara Pentagon terhadap kelompok teroris di Suriah dan Irak diketahui menyebabkan ratusan warga sipil meninggal dalam rentang 1 tahun. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.