Suriah jadi ladang serangan udara paling brutal (foto),
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, mengatakan aksi Rusia dalam mendukung rezim Suriah menyebabkan perlunya dilakukan penyelidikan dugaan kejahatan perang.

Kerry menuduh Moskow dan pemerintah Damaskus menerapkan strategi teror kepada warga sipil di kota Aleppo serta membunuh siapapun yang menghalangi tujuan militernya.

Sebelumnya, Rusia menyatakan siap mendukung sebuah rencana baru PBB untuk mengakhiri kekerasan di Aleppo.

Utusan PBB, Staffan de Mistura, mendesak para pejuang Jabhah Fathu Syam (bekas Jabhah Nushrah) untuk menarik diri dari kota tersebut.

Sebabnya mereka menjadi alasan empuk bagi Assad dan Rusia melakukan aksi militer di kota Aleppo

Tetapi kelompok jihadi ini menolak permintaan de Mistura, yang dipandang sebagai penyerahan diri yang memalukan, sedangkan PBB sendiri tidak pernah berbuat banyak di Suriah.

Pada Senin (3/10) lalu, Washington telah membekukan diplomasi dengan Rusia terkait masalah Suriah serta menuding Moskow sengaja tidak menaati komitmen perjanjian gencatan senjata.

AS juga menuduh Rusia dan Suriah meningkatkan serangan terhadap warga sipil dengan menjadikan rumah sakit dan konvoi bantuan kemanusiaan sebagai sasaran.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan penyesalan terkait keputusan AS itu. (BBC Indonesia)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.